AS klaim hantam lebih dari 1.700 target di Iran

Photo of author

By AdminTekno

Militer Amerika Serikat menyatakan telah menghantam lebih dari 1.700 target di Iran sejak dimulainya operasi militer yang diberi nama Operasi Epic Fury pada Minggu (28/2).

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut, sekitar 700 target tambahan dihantam sejak Minggu. Sebelumnya, lebih dari 1.000 target telah diserang pada fase awal operasi.

“Hingga Minggu, lebih dari 1.000 target telah dihantam. Daftar aset AS yang terlibat juga menambahkan pesawat pengebom B-1, pesawat pengebom jarak jauh B-52, dan jet tempur F-15,” tulis keterangan Komando Pusat AS dikutip dari CNN, Rabu (4/3).

Namun di sisi lain, 3 jet tempur F-15 AS dilaporkan secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait pada Senin.

Trump Minta Warga Iran Tak Demo

Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan bilateral di Ruang Oval bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz, menyampaikan pesan langsung kepada warga Iran.

Ia meminta warga Iran tidak melakukan aksi demo. Sebab masih ada bom dijatuhkan oleh militer AS selama operasi berlangsung.

“Jika Anda akan keluar dan berdemonstrasi, jangan lakukan dulu. Sangat berbahaya di luar sana. Banyak bom dijatuhkan,” kata Trump.

Aktivitas Warga Iran Tetap Berjalan

Sementara Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, membeberkan kondisi masyarakat Iran, pada hari ke-4 serangan Israel-Amerika Serikat. Meski berada dalam kondisi darurat aktivitas masyarakat masih terus berlangsung.

“Kami sudah berkomunikasi dengan para gubernur, situasinya memang berbeda dari biasanya, tapi aktivitas rakyat tidak terhenti. Di penjuru negeri, aktivitas terus berlangsung,” kata Pezeshkian.

Kebutuhan-kebutuhan masyarakat pun dikoordinasikan dengan para gubernur tersebut. Distribusi lintas provinsi juga terus berlangsung

Leave a Comment