
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan mereka telah memulai gelombang serangan ke-23 dengan sasaran utama AS dan Israel.
Dilansir Al Jazeera, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, pembaruan ini muncul ketika militer Israel melaporkan bahwa sejumlah rudal sedang diluncurkan dari Iran menuju Israel.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan “menyerah tanpa syarat” dari Iran adalah satu-satunya yang dapat diterima untuk mengakhiri perang.
Ia juga menjanjikan akan membantu membangun kembali ekonomi negara tersebut jika Teheran mematuhi tuntutan itu dan memilih kepemimpinan baru.
“Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran selain menyerah tanpa syarat” tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Jumat (6/3) dikutip dari AFP.