Pandji Pragiwaksono tiba di Bareskrim, penuhi panggilan soal kasus Toraja

Photo of author

By AdminTekno

Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi Bareskrim Polri, Senin (9/3), terkait kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap masyarakat Toraja. Pandji datang untuk memberikan keterangan lanjutan kepada penyidik.

Pantauan kumparan di lokasi pukul 10.10 WIB Pandji datang sendiri tidak didampingi kuasa hukumnya. Ia menyebut pemeriksaan hari ini difokuskan pada proses sidang adat yang telah ia jalani di Toraja dua pekan lalu.

“Ya, hari ini dipanggil, panggilannya kelihatannya untuk melanjutkan kasus Toraja. Utamanya untuk mencari tahu kelanjutan dari atau mungkin teman-teman dari Bareskrim ingin tahu kelanjutan dari sidang adat di Toraja yang kemarin saya lakukan sekitar 2 minggu yang lalu. Jadi pemeriksaannya sekitar itu kurang lebih,” kata Pandji kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (9/3).

Terkait kemungkinan penyelesaian kasus lewat restorative justice, Pandji berharap pendekatan tersebut bisa dilakukan dengan mempertimbangkan validitas sidang adat yang sudah ia tempuh.

“Ya, kan kalau di KUHP baru kan diutamakan kan restorative justice. Terus bahwa sidang adat itu valid dan apa namanya diangkat, diutamakan. Ini yang diharapkan sama saya dan kuasa hukum saya, Haris Azhar. Jadi nanti kita lihat aja. Saya pastinya di sini untuk menjawab pertanyaan terkait sidang adat tersebut,” ujarnya.

“Nggak ada persiapan apa-apa, saya cuma siap ditanya aja. Paling persiapan menjalankan puasa dengan khidmat aja,” tambahnya.

Pandji sendiri telah menjalani sidang adat di Tongkonan Layuk Kaero, Tana Toraja, pada 10 Februari lalu. Ia dijatuhi sanksi adat berupa satu ekor babi dan lima ekor ayam sebagai simbol pemulihan hubungan sosial akibat materi stand up comedy miliknya “Mesakke Bangsaku’ pada 2013, yang dinilai menyinggung martabat masyarakat Toraja.

Leave a Comment