Pemda DIY belum berencana terapkan WFH: Jangan-jangan malah jalan-jalan

Photo of author

By AdminTekno

Pemerintah pusat berencana menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai upaya menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan belum siap mengikuti kebijakan tersebut.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan penerapan WFH di lingkungan Pemda DIY masih dalam tahap pertimbangan. Ia juga telah berkoordinasi dengan Gubernur DIY terkait hal ini.

Menurut Made, efektivitas WFH dalam menekan konsumsi BBM belum dapat dipastikan tanpa data yang akurat.

“Kita mungkin masih belum sampai ke situ, karena kita juga harus punya data yang pas juga gitu apakah kemudian itu benar-benar mengurangi konsumsi bahan bakar. Jangan-jangan nanti jalan-jalan gitu ya,” kata Made saat dihubungi awak media, Kamis (26/3).

Made juga menyinggung perbedaan karakteristik pekerjaan antara pemerintah pusat dan daerah. Banyak layanan publik di daerah yang menuntut kehadiran langsung dan tidak dapat dijalankan dari luar kantor.

“Kita juga belum tahu seberapa efektifnya WFA karena mungkin kalau pemerintah pusat bisa, kalau kita di daerah ini kan pelayanan publik termasuk administrasi nggak bisa dihandle di luaran,” ujarnya.

Sebagai alternatif, Pemda DIY menilai pembatasan kendaraan dinas dan penerapan car free day lebih efektif untuk menekan konsumsi BBM. Kebijakan tersebut diklaim sudah berjalan di lingkungan Pemda DIY dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita bisa dengan kebijakan car free day untuk kendaraan-kendaraan dinas hanya tertentu saja yang menggunakan, mungkin lebih efektif,” kata Made.

Leave a Comment