Kado senapan untuk Kim Jong Un – Simbol perjanjian persahabatan Belarusia dan Korea Utara

Photo of author

By AdminTekno

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, menghadiahkan senapan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika keduanya menandatangani perjanjian persahabatan di Pyongyang, menurut laporan media pemerintah.

Kedua pemimpin tersebut, yang sama-sama pendukung utama perang Rusia di Ukraina, sepakat untuk bekerja sama lebih erat dan menolak tekanan dari negara-negara Barat.

Berdasarkan video yang dirilis oleh media pemerintah Belarusia, Lukashenko bercanda kepada Kim bahwa dia membawakan senapan otomatis seraya berseloroh, “ini hanya untuk berjaga-jaga kalau musuh datang”.

Sebagai balasan, Kim memberikan Lukashenko sebuah pedang dan vas bergambar potret pemimpin Belarusia tersebut.

“Saya bisa katakan sebagai seorang teman, sebagai seseorang yang sudah banyak melihat hal di dunia ini: masa depan yang cerah menanti negara Anda, dengan rakyat yang pekerja keras dan disiplin,” ujar Lukashenko kepada Kim, seperti dikutip dari kantor berita Belarusia Belta.

Ketika “norma-norma hukum internasional secara terang-terangan diabaikan dan dilanggar oleh kekuatan yang berkuasa”, negara-negara perlu bekerja sama dalam “melindungi kedaulatan mereka dan meningkatkan kesejahteraan warga negara,” sambungnya.

Lukashenko menggambarkan perjanjian persahabatan itu sebagai hal yang mendasar, sementara Kim mengatakan perjanjian tersebut akan “lebih menjamin kestabilan hubungan bilateral,” tulis Belta.

Kedua pemimpin juga sepakat untuk bekerja sama di berbagai bidang, mulai dari pertanian hingga informasi dan kesehatan masyarakat, sebut KCNA.

Korea Utara dan Belarus dikenai sanksi oleh negara-negara Barat karena dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan mendukung perang Rusia di Ukraina.

Pyongyang menghadapi sanksi terpisah untuk program senjata nuklirnya.

Pyongyang disebut turut mengirimkan tentara untuk mendukung kampanye Rusia.

Pejabat Barat mengatakan kepada BBC pada tahun lalu bahwa diperkirakan 1.000 tentara Korea Utara tewas dalam beberapa bulan pertama perang Rusia di Ukraina.

Dalam pesan kepada Putin pekan ini, Kim mengatakan “Pyongyang akan selalu bersama Moskow,” menurut KCNA Korea Utara.

Sebelumnya, Ukraina menuduh Rusia menggunakan wilayah Belarusia sebagai pangkalan militer untuk melancarkan serangan ke Ukraina.

  • Apakah perang Iran vs AS-Israel membuat Kim Jong Un khawatir soal masa depan Korea Utara?
  • Siapakah putri Kim Jong Un, sosok kuat penerus kekuasaan Korea Utara?
  • Trump dan Kim Jong Un terlihat masih ingin akur – Apa alasannya?
  • Rezim Korut makin sering eksekusi mati warga yang menonton film asing

Leave a Comment