
Kita Tekno – , JAKARTA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai rencana pertandingan melawan Bulgaria menjadi momentum penting dalam proses pembentukan tim nasional Indonesia yang lebih solid dan kompetitif ke depan.
Menurut Erick, laga uji coba tersebut bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan bagian dari roadmap jangka panjang yang tengah disusun pelatih timnas John Herdman.
“Pertandingan (sebelumnya) sangat baik. (Senin depan) kita diberi kesempatan untuk bertanding dengan Bulgaria yang ranking 87 dunia. (Kita) berani lawan lah, kita harus memberikan yang terbaik,” ujar Erick di tengah perhelatan PSSI Award, Sabtu (28/3/2026).
Menghadapi tim dengan peringkat lebih tinggi memang akan menguji kesiapan mental dan kualitas permainan skuad Garuda. Bulgaria di era Hristo Stoichkov saat berlaga di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat sempat menyodok ke perempat final setelah mengalahkan Jerman, yang merupakan juara dunia 1990. Erick bahkan menyinggung era pemain bintang Bulgaria seperti Dimitar Berbatov sebagai gambaran bahwa Indonesia harus berani menghadapi tim-tim kuat Eropa.
Erick menegaskan, langkah ini sejalan dengan visi pelatih John Herdman yang ingin membangun fondasi timnas secara bertahap, bukan instan. Herdman sebelumnya juga menekankan bahwa membangun tim nasional membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan dukungan semua pihak.
“John juga sudah menyampaikan, membangun timnas itu bukan sesuatu yang bisa terjadi sekejap. Ini proses panjang. Kita harus dukung penuh komitmennya,” kata Erick.
Ia juga memuji pernyataan John yang mengatakan bahwa performa timnas tidak selalu stabil. Dalam perjalanan, tim bisa mengalami naik turun, namun yang terpenting adalah adanya program yang jelas dan berkelanjutan.
“Timnas kadang naik dan turun, itu hal yang biasa. Yang penting kita punya program yang baik dan semua pihak mendukung bersama,” ujarnya.
Sebelumnya, timnas Indonesia menunjukkan performa impresif dengan kemenangan telak 4-0 atas St Kitts and Nevis dalam laga uji coba internasional. Hasil tersebut menjadi sinyal positif awal dari era kepelatihan Herdman.
Meski demikian, Erick menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan akhir, melainkan awal dari proses panjang menuju tim yang lebih kompetitif di level internasional. Laga melawan Bulgaria diharapkan menjadi tolok ukur berikutnya dalam menguji perkembangan skuad Merah Putih.
Dengan kombinasi hasil positif dan agenda uji coba melawan tim yang lebih kuat, PSSI berharap timnas Indonesia dapat terus berkembang dan siap menghadapi turnamen besar di masa mendatang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan akal imitasi (artificial intelligence) dan sudah melewati penyuntingan redaksi.