Hari terakhir libur Lebaran: Warga padati Kota Tua Jakarta, habiskan jatah libur

Photo of author

By AdminTekno

Memasuki hari terakhir libur Lebaran, Minggu (29/3), kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, dipadati warga yang ingin menghabiskan sisa waktu liburan bersama keluarga.

Menjelang sore, arus pengunjung terus mengalir dari arah Stasiun Jakarta Kota menuju kawasan Taman Fatahillah. Pengunjung didominasi keluarga dan anak muda yang memadati kawasan tersebut.

Pantauan kumparan di lokasi pada pukul 17.20 WIB, keramaian mulai terasa semakin riuh menjelang waktu malam. Area pelataran Taman Fatahillah dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Mereka tampak menikmati suasana khas bangunan bersejarah, berfoto di depan museum, hingga sekadar duduk santai menikmati sore.

Suara musik dari pertunjukan akustik mengalun, berbagai jenis lagu dibawakan, menarik perhatian pengunjung. Di sudut lain, lighting art mulai menyala menjelang malam, antrean juga mulai tampak di area pintu masuknya.

Tak sedikit pula pengunjung yang menyewa sepeda ontel warna-warni untuk berkeliling, pemandangan khas yang selalu identik dengan Kota Tua.

Di tengah keramaian itu, Dian (39) dan kakaknya, Mulyanti (43), tampak menikmati waktu bersama keluarga. Dian datang bersama suami dan tiga anaknya, sementara Mulyanti mengajak dua anaknya.

“Aku sama suami dan anak, dan sama kakak (melihat ke arah Mulyanti),” kata Dian.

“Sama anak-anak, suami nggak ikut,” Mulyanti menambahkan singkat.

Bagi mereka, kunjungan ini menjadi penutup libur Lebaran sebelum kembali ke rutinitas, khususnya bagi anak-anak mereka yang harus kembali masuk sekolah.

“Iya, dalam rangka terakhir liburan lebaran kan, besok udah mulai sekolah jadi terakhir sekarang lah diajak liburan anak-anak ke sini,” ujar Dian.

Keduanya datang dari daerah berbeda, Dian dari Bekasi, sementara Mulyanti dari Cikarang. Mereka memilih Kota Tua karena dinilai ramah di kantong sekaligus memiliki nilai edukasi bagi anak-anak.

“Karena sini murah ya, murah tempatnya nyaman, enak, udah gitu ada edukasinya kan, ada museum wayang, museum apa Bank Indonesia, jadi tadi kita ke sana. Jadi buat edukasi anak-anak aja sekalian libur lebaran sekalian nyari edukasi anak-anak belajarlah, nyari pengetahuan,” jelas Dian.

Sejak siang hari, mereka telah menjelajahi berbagai sudut di kawasan itu. Keduanya tampak antusias saat bercerita dengan kumparan.

“Ke museum, ke kereta hantu, itu seru banget tadi kita udah ke situ. He eh, terus foto-foto, foto-foto aja ke museum-museum ke situ aja udah, terus kuliner-kulineran,” katanya.

Meski bukan kali pertama berkunjung, keduanya mengaku merasakan perubahan yang cukup signifikan pada kawasan ini.

“Lebih baik sekarang gitu lho, lebih bagus sekarang ya lebih tertata jadi nggak banyak yang jualan juga di tempatnya masing-masing kan, jadi emang sini khusus untuk jalan kaki,” ujar Dian.

Mulyanti yang terakhir kali datang sekitar satu dekade lalu bahkan mengaku terkejut.

“Beda banget sekarang lebih luas sih perasaan, lebih tertata kayaknya,” katanya.

Soal suasana, mereka menilai Kota Tua tetap ramai, meski tidak sepadat masa libur sebelumnya.

“Oh tadi sih panas ya, panas banget, ramai,” kata Dian.

Namun menurut Mulyanti, kepadatan masih tergolong nyaman.

“Tapi nggak seramai dulu, masih bisa foto-foto nggak ramai-ramai banget,” ujarnya.

Menjelang malam, angin mulai berembus dan cuaca terasa lebih bersahabat.

“Cuacanya sih ya lumayan bersahabat ya pas sudah habis asar tuh bersahabat lah, ada angin kencang juga anginnya ini tapi serulah, nyaman,” tambah Dian.

Salah satu titik favorit mereka adalah area museum dan bangunan ikonik di sekitarnya, termasuk Cafe Batavia yang tak pernah sepi pengunjung.

“Cafe Batavia Kota Tua. Karena kan itu emang ikonnya banget juga ya,” kata Dian.

Meski suasana semakin ramai seiring datangnya malam, mereka memilih untuk pulang lebih awal.

“Pulang kali, tapi mau makan bakso dulu lah nyari nyari tukang bakso dulu,” ujar Dian.

Keputusan itu diambil karena aktivitas akan kembali normal keesokan harinya.

“Enggak (keliling lagi) kali biar istirahat besok kan besok udah pada masuk sekolah udah beraktivitas kembali ya,” katanya.

Bagi Dian dan Mulyanti serta keluarga kecil mereka, hari itu menjadi penutup yang berkesan untuk libur Lebaran tahun ini.

“Iya hari ini di sini aja habis itu langsung pulang nggak ke mana-mana lagi deh,” tutup Dian.

Leave a Comment