Profil Dony Tri Pamungkas, pemain muda timnas yang bikin Calvin Verdonk terpukau

Photo of author

By AdminTekno

Sosok Dony Tri Pamungkas mencuri perhatian publik sepak bola tanah air saat membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Pemain muda milik Persija Jakarta ini tampil impresif dengan kontribusi nyata di lapangan, baik saat menghadapi Saint Kitts & Nevis maupun Bulgaria.

Dalam laga melawan Saint Kitts & Nevis, Dony tampil spartan dengan sejumlah aksi penting di sisi kiri. Kecepatan dan kelincahan kaki kirinya membuatnya aktif menyisir garis lapangan, sekaligus membantu pertahanan. 

Kualitasnya bahkan mendapat pengakuan dari bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, yang mengaku terkesan sejak pertama kali melihat Dony dalam sesi latihan.

Profil Dony Tri Pamungkas  Dony Tri Pamungkas (https://www.instagram.com/donytripamungkas/?)  

Baca juga:

  • Jadwal Main Timnas vs Bulgaria Lengkap Jadwal FIFA Series 2026
  • Kalah Adu Penalti Lawan Iran, Timnas Gagal Juarai Piala Asia Futsal 2026
  • Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026

Seiring dengan berbagai manuvernya di pertandingan, banyak yang kemudian mencari profil Dony Tri Pamungkas untuk mengenal lebih dalam sosok yang satu ini. 

Dony Tri Pamungkas sendiri lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 11 Januari 2005 dan tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan sepak bola. Dony merupakan adik dari mantan pemain Timnas Indonesia, Joko Sasongko, yang turut mempengaruhi perjalanan kariernya di Industri sepak bola. 

Secara fisik, Dony memiliki tinggi badan 177 cm dan dikenal sebagai pemain berkaki kiri dominan. Ia mampu bermain sebagai sayap kiri atau winger maupun bek kiri atau fullback. Fleksibilitas ini membuatnya sering terpilih dalam bagian squad sebelum pertandingan dimulai. 

Awal Karier dan Perjalanan di Persija Jakarta

Dony Tri memulai karir dari SSB Bina Taruna sebelum akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta pada 2021. 

Debut profesionalnya menjadi catatan penting dalam sejarah Liga 1. Dony tampil pada usia 16 tahun 8 bulan 17 hari saat menghadapi Persita Tangerang, sekaligus menjadikannya pemain termuda yang tampil sejak 2017.

Perkembangan karirnya  terus meningkat hingga musim 2025/2026, di mana ia tampil dalam 18 pertandingan dari total 25 laga Persija dengan durasi bermain mencapai 1.378 menit. 

Ia juga mencetak gol penting ke gawang Persebaya Surabaya dalam kemenangan 3-1, yang menunjukkan kontribusinya sebagai pemain yang tidak hanya selalu di mode bertahan, tetapi juga menyerang.

Performa di Timnas Indonesia dan FIFA Series 2026

Dony Tri Pamungkas juga dipercaya tampil membela Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dengan Indonesia menghadapi Saint Kitts & Nevis serta Bulgaria.

Dony menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih John Herdman. Ia tampil penuh energi saat Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts & Nevis sebagai wing back kiri, menunjukkan performa solid dalam bertahan maupun menyerang.

Saat menghadapi Bulgaria, Dony kembali dipercaya dan mampu memberikan performa terbaik di lapangan. Ia sempat melakukan penetrasi ke kotak penalti, mengirimkan umpan silang, serta menunjukkan kualitas tendangan yang baik.

Dony Tri Pamungkas juga pernah dipercaya sebagai kapten Timnas U-19 dan memimpin tim dalam ajang Toulon Cup 2024 di Prancis.

Dony juga membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 2024 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut. Pencapaian ini menunjukkan kualitas teknik serta kepemimpinannya di lapangan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bahkan mengaku telah beberapa kali memantau langsung performa Dony di Liga 1. Ia menilai Dony memiliki kemampuan transisi bertahan dan menyerang yang sangat baik, sehingga berpotensi mampu bersaing dengan pemain level internasional.

Pujian Calvin Verdonk Terkait Kualitas Dony

Calvin Verdonk bahkan sempat mengapresiasi kualitas permainan Dony di lapangan. Verdonk mengungkapkan bahwa ia sudah melihat kualitas Dony sejak pertama kali bertemu di tempat latihan. Ia bahkan mengaku sering berbincang dan merasa cocok dengan pemain muda tersebut.

“Saya suka dengan sosok Dony, saya sering berbincang dengan dia,” ungkap Calvin Verdonk. “Dari latihan pertama aku udah lihat dia pemain yang sangat, sangat bagus. Dia pemain yang sangat bagus dan aku benar-benar suka gayanya. Benar-benar suka gayanya.”

Selain itu, Verdonk juga memberikan pandangan bahwa kualitas Dony sudah mendekati standar pemain Eropa. Ia melihat adanya kematangan dalam bermain, termasuk keberanian melakukan aksi individu serta kemampuan teknis yang stabil.

Sebagai pemain yang telah merasakan atmosfer sepak bola Eropa, Verdonk memberikan masukan penting terkait pengembangan diri. Ia menekankan pentingnya kepercayaan diri serta peningkatan kualitas, terutama dalam hal tendangan dan umpan silang. Di akhir pernyataannya, Verdonk menyampaikan harapan terhadap masa depan Dony.

“Jadi saya menantikan untuk bermain lebih banyak pertandingan dengannya. Saya harap saya bisa melihatnya suatu saat di Eropa,” kata Calvin Verdonk.

Leave a Comment