Roket SLS NASA misi Artemis II meluncur: bawa manusia keliling orbit Bulan

Photo of author

By AdminTekno

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, berhasil meluncurkan roket Space Launch System (SLS) dalam misi Artemis II pada Rabu, 1 April 2026, jam 18.20 waktu Florida, yang membawa empat awak manusia dari Bumi untuk keliling orbit Bulan selama 10 hari.

Kru Artemis II terdiri dari empat astronaut tangguh: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen.

Ini adalah misi kali pertama sejak tahun 1972 yang akan membawa para astronaut terbang ke sekitar bulan. Projek ini menandai misi luar angkasa NASA yang paling ambisius dalam 50 tahun terakhir.

Ini akan menandai perjalanan terjauh yang pernah dilakukan manusia di luar angkasa, membawa mereka sejauh sekitar 406.000 km.

Apakah para astronaut akan mendarat di Bulan?

Para astronaut tidak akan mendarat di Bulan dalam misi Artemis II. Misi ini dimaksudkan untuk melihat apakah komponen dari program luar angkasa Artemis dapat mengirim astronot ke Bulan dan kembali ke Bumi.

Para astronaut akan terbang mengelilingi sisi terjauh Bulan untuk melakukan berbagai agenda penelitian, dan pada akhirnya kembali pulang ke Bumi.

Penerbangan selama 10 hari mengelilingi orbit Bulan menandai langkah besar menuju kembalinya awak dari AS ke permukaan Bulan, yang terjadi sebelum pendaratan berawak pertama China di Bulan, yang dijadwalkan pada 2030.

Roket SLS dan Kapsul Orion

Roket yang digunakan dalam program ini, merupakan roket sekali pakai, yaitu Space Launch System (SLS) dengan tinggi 98 meter. Dalam rangkaian juga ada kapsul antariksa Orion sebagai tempat para astronaut duduk rebahan menuju orbit Bulan.

Roket dan platform peluncurannya ini memiliki tinggi melebihi menara jam Big Ben dengan berat mencapai 5.000 ton. ‘Raksasa’ ini diangkut menggunakan Crawler-Transporter-2, sebuah kendaraan beroda rantai mirip tank yang dibangun NASA pada 1965 silam untuk memindahkan roket Saturn V.

Sistem roket ini telah menyelesaikan perjalanannya sejauh 6,4 kilometer dari gedung perakitan raksasa (Vehicle Assembly Building/VAB) menuju Pad 39B di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat.

Keberhasilan dari misi Artemis II ini sangat krusial bagi misi luar angkasa. Jika lancar, misi ini akan membuka jalan bagi uji coba berawak selanjutnya, yakni Artemis III di orbit Bumi yang dijadwalkan pada 2027, dan bermuara pada Artemis IV di tahun 2028 yang ditargetkan akan kembali mendaratkan kaki astronaut di permukaan Bulan.

Pendaratan manusia yang terakhir kali ke Bulan terjadi dalam Misi Apollo 18 pada Desember 1972. Misi dipimpin oleh Eugene Cernan, Harrison Schmitt, dan Ronald Evans. Misi ini menutup era Apollo dengan mengumpulkan sampel batu terbanyak. Setelah 1972, eksplorasi berhenti karena pemotongan anggaran NASA dan perubahan prioritas politik AS.

Leave a Comment