Sederet tokoh RI yang ditemui Dubes Iran

Photo of author

By AdminTekno

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui sejumlah tokoh penting Indonesia beberapa waktu belakangan. Pertemuan itu digelar setelah Iran diserang oleh Israel dan Amerika Serikat.

Beberapa tokoh yang ditemui adalah mantan pemimpin negara, seperti Megawati, Jusuf Kalla, hingga Jokowi. Ada alasan tersendiri Boroujerdi menemui mereka.

“Oleh karena itu, saya sebagai Duta Besar Republik Islam Iran, sebagai perwakilan Iran, sudah selayaknya untuk membalasnya dengan menyampaikan rasa terima kasih dari ungkapan-ungkapan atau ucapan-ucapan yang disampaikan dan juga memberikan apresiasi,” kata Boroujerdi di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (3/4).

Boroujerdi menjelaskan, Iran adalah korban dari kebrutalan serangan dari Amerika dan Israel. Ia menyebut banyak tokoh di Indonesia yang turut menyampaikan prihatinnya.

“Negara saya, menjadi korban dari serangan-serangan brutal yang dilakukan oleh Amerika dan Israel. Dan banyak sekali tokoh-tokoh di Indonesia, baik itu pejabat resmi ataupun pejabat non-pemerintahan atau tokoh-tokoh di Indonesia yang menyampaikan pesan kepada saya ungkapan belasungkawa dan juga keprihatinan,” ujarnya.

Selain itu, Boroujerdi menuturkan, dirinya juga menyampaikan terkait laporan terbaru yang terjadi di negaranya dalam pertemuan tersebut.

Bertemu Dubes Iran, Din Syamsudin Doakan Perang Segera Berlalu

Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, juga menjadi salah satu yang ditemui oleh Boroujerdi. Pertemuan itu berlangsung di rumah Din kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).

Dalam pertemuan itu, Din menyampaikan doa agar perang ini bisa segera berlalu dan kondisi di Iran membaik.

“Kami berharap musibah yang terjadi dan menimpa rakyat Iran sebagai negeri sesama Muslim yang kita rasakan juga sebagai musibah yang menimpa kita, ini segera berlalu. Dan Iran, bangsa Iran, umat Islam di Iran bangkit untuk terus-menerus bersama-sama membangkitkan peradaban Islam,” kata Din.

Din juga menyerukan persatuan umat Islam di tengah memanasnya konflik geopolitik, sekaligus mendoakan agar Iran dapat memenangkan perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Ia menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya umat Islam terpecah oleh perbedaan, baik secara mazhab maupun identitas kebangsaan.

“Ini tidak saatnya untuk mempertentangkan perbedaan di antara kita. Baik antara Sunni dan Syiah, maupun antara Arab dan Persia. Karena kita adalah sesama Muslim yang diajarkan oleh agama untuk menumbuhkan al-ukhuwwah al-imaniyyah atau al-ukhuwwah al-islamiyyah, persaudaraan keimanan dan persaudaraan keislaman,” ucapnya.

Din juga menyatakan dukungannya terhadap seruan Imam Besar Al-Azhar Ahmad Muhammad At-Tayyeb agar umat Islam bersatu.

Ia mengingatkan agar umat Islam tidak terprovokasi oleh upaya adu domba yang disebutnya sebagai politik pecah belah.

Din secara terbuka juga menyampaikan doa agar Iran memenangkan konflik yang tengah berlangsung.

“Maka pasca perang yang kita doakan akan dimenangkan oleh Iran akan dimenangkan oleh Iran, kita mengambil hikmah dan ibrah bersatu bekerja sama membangun peradaban baru, peradaban Islam untuk dunia. Dan oleh karena itulah secara khusus Yang Mulia Bapak Duta Besar, kita ingin melanjutkan kerja sama dengan Iran dari Indonesia, baik organisasi-organisasi Islam,” ucap dia.

Usai Temui Wali Kota Solo, Dubes Iran Sampaikan Duka Atas 3 TNI Gugur di Lebanon

Boroujerdi mengutuk serangan Israel ke Lebanon yang menewaskan prajurit Indonesia dalam misi perdamaian. Hal itu disampaikan Boroujerdi usai bertemu Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Solo, Rabu (1/4).

“Tentu mereka bahkan menjadikan sasaran pihak atau tentara yang telah dipersiapkan untuk menjaga perdamaian. Ini merupakan sebuah hal yang tentu harus dikutuk,” ujar Boroujerdi.

Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap aturan internasional dan norma kemanusiaan.

Dia menegaskan melalui saluran resmi media sosial Kedutaan Besar Republik Islam Iran telah mengutuk keras serangan yang menyebabkan prajurit TNI gugur dalam misi di Lebanon.

“Kami telah mengutuk keras pembunuhan yang terjadi yang menyebabkan anggota dari tentara nasional Indonesia mencapai tingkat kesyahidan (Lebanon),” tegasnya.

Ia menegaskan serangan tersebut tidak sesuai dengan etika dan norma internasional.

“Saya juga berharap dan mengundang seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah Indonesia, wali kota, yang terhormat Wali Kota Solo untuk bergabung dalam sebuah kampanye menolak perang. Menyuarakan bahwa membunuh masyarakat tidak berdosa adalah hal yang salah dan peperangan merupakan hal yang harus kita tolak,” ungkapnya.

Jokowi Jamu Dubes Iran di Solo: Jaga Hubungan Diplomatik, Bagus untuk Geopolitik

Boroujerdi menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di kediamannya di Solo, Rabu (1/4). Pertemuan berlangsung tertutup selama hampir dua jam.

Jokowi menjamu Boroujerdi dengan makan siang yang terdiri dari gulai kambing, mi Aceh, ayam goreng kremes, telur ceplok, nasi goreng, dan lontong sayur.

Usai pertemuan, Jokowi mengatakan pertemuan tersebut bertujuan untuk menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran.

“Ya, intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira ini bagus baik untuk urusan ekonomi maupun bagus untuk urusan geopolitik,” ujar Jokowi.

Saat ditanya soal kemungkinan adanya pembahasan terkait kapal Indonesia yang tertahan di Selat Hormuz, Jokowi menegaskan hal tersebut merupakan ranah pemerintah.

“Kalau terkait kampanye ajakan untuk memerangi Ya, saya kira baik kampanye untuk menghentikan perang, kampanye anti-perang,” kata dia.

Jokowi menilai, dunia saat ini membutuhkan perdamaian serta hubungan antarnegara yang harmonis agar stabilitas global tetap terjaga.

Dubes Iran Ungkap Alasan Temui Jokowi di Solo

Boroujerdi mengatakan kunjungannya ke kediaman Jokowi di Solo itu dalam rangka silaturahmi Lebaran Idul Fitri.

“Hari ini saya berkesempatan untuk bertemu dengan Yang Mulia Jokowi mantan Presiden Indonesia, untuk mengucapkan selamat Idul Fitri serta mendoakan kesehatan beliau dan keluarga, serta melakukan silaturahmi,” kata Boroujerdi usai pertemuan.

Ia membeberkan asalan mengapa bertemu Jokowi. Pertama-tama, Boroujerdi mengapresiasi Jokowi atas dukungan dan solidaritas terhadap rakyat Iran.

Bahkan, ia menyampaikan perkembangan situasi konflik di Iran, termasuk serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat. Menurutnya, Jokowi menyampaikan dukungan kepada rakyat Iran.

“Saya juga sampaikan duka cita dan penyesalan mendalam atas serangan keji rezim Zionis Israel terhadap pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon, yang mengakibatkan gugurnya tiga prajurit terbaik Indonesia dan melukai beberapa lainnya. Kami mengecam keras tindakan rezim Zionis ini yang melanggar segala aturan dan hukum internasional,” tegasnya.

Boroujerdi menilai, Jokowi adalah salah satu pemimpin yang berhasil membawa kemajuan bagi Indonesia.

Ia turut menyinggung kunjungan mendiang Presiden Iran, Ebrahim Raisi, ke Indonesia pada 2023 yang saat itu bertemu dengan Jokowi.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan peran Jokowi dalam memperluas hubungan luar negeri Indonesia dan memperjuangkan kepentingan nasional.

Ia berharap hubungan persahabatan antara Iran dan Indonesia dapat terus terjaga ke depan.

Leave a Comment