Polisi pastikan sampah antariksa yang terlihat di langit Lampung jatuh ke laut

Photo of author

By AdminTekno


Penampakan benda bercahaya misterius yang melintasi langit malam Provinsi Lampung sempat menyita perhatian warga. Objek terang yang tampak terpecah menjadi beberapa bagian dengan ekor cahaya panjang itu terekam jelas dalam video amatir, memicu spekulasi di kalangan masyarakat bahwa mereka menyaksikan meteor jatuh. Beberapa warga bahkan terdengar bertanya-tanya, “Eh, apa itu? Meteor ya? Kok pecah-pecah gitu, panjang banget apinya?”

Namun demikian, kepolisian daerah setempat dengan sigap memberikan klarifikasi. Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada sampah antariksa yang benar-benar jatuh di wilayah Lampung. Sebelumnya, memang sempat terlihat cahaya di langit Lampung yang diidentifikasi sebagai jatuhnya sampah antariksa berupa badan roket CZ-3B R/B asal Tiongkok.

Menanggapi kehebohan yang terjadi, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, tegas membantah isu yang beredar luas di media sosial mengenai jatuhnya benda langit di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak sejalan dengan hasil koordinasi antara pihak kepolisian dengan Dr. Robiatul Mustaba, seorang dosen Sains Atmosfer dan Keplanetan dari ITERA. Berdasarkan analisis mereka, arah jatuhnya bukan di Lampung, melainkan menuju ke Samudera Hindia.

Lebih lanjut, Yuni mengungkapkan bahwa tim kepolisian telah melakukan pengecekan menyeluruh di sejumlah wilayah di Lampung Timur dan Tulang Bawang yang sempat disebut-sebut sebagai lokasi jatuhnya benda tersebut. Hasilnya nihil, tidak ditemukan adanya puing atau tanda-tanda benda jatuh. “Hasil koordinasi dengan Kapolres Lampung Timur dan Kapolres Tulang Bawang, dari kejadian kemarin hingga hari ini situasi aman dan terkendali. Tidak ada laporan benda jatuh di wilayah Lampung,” tegasnya.

Oleh karena itu, Yuni secara definitif memastikan bahwa video yang beredar di masyarakat dan dikaitkan dengan peristiwa benda jatuh di Lampung adalah tidak benar. Ia juga membantah kabar mengenai insiden kebakaran yang dihubungkan dengan jatuhnya sampah antariksa tersebut, menegaskan bahwa itu adalah hoaks. “Itu hoaks. Tidak ada yang jatuh di Lampung, masyarakat tidak perlu panik,” imbaunya.

Klarifikasi serupa juga datang dari kalangan ilmuwan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, mengonfirmasi bahwa benda bercahaya yang melintas di langit Lampung adalah benar sampah antariksa, yakni badan roket CZ-3B R/B dari Tiongkok. “Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket Tiongkok tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia,” jelas Thomas saat dikonfirmasi.

Thomas Djamaluddin menambahkan bahwa benda tersebut diperkirakan jatuh pada pukul 19.56 WIB di wilayah pantai bagian barat Sumatera, tepatnya di laut. Ia meyakinkan bahwa puing tersebut tidak berbahaya bagi masyarakat karena lokasi jatuhnya yang berada di perairan.

Leave a Comment