Kedisiplinan dan efektivitas serangan Atletico buat 10 pemain Barcelona bertekuk lutut di Camp Nou

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – , JAKARTA — Atletico Madrid selangkah lebih dekat ke semifinal Liga Champions usai menundukkan Barcelona 2-0 pada leg pertama perempat final di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Disiplin lini belakang Atletico dan efektivitas serangan balik menjadi pembeda dalam laga ini, dinantu juga oleh kartu merah bek Barcelona Pau Cubarsi.

Gol kemenangan Atletico dicetak oleh Julian Alvarez dan Alexander Sorloth. Atletico hanya butuh menahan rival senegaranya ini imbang pada pertemuan kedua tengah pekan depan. Andai kalah, harus dengan margin tak lebih dari satu gol.

Jalannya laga

Tim tuan rumah sempat mengancam lebih dulu lewat Marcus Rashford. Ia aktif di sisi kiri dan beberapa kali merepotkan pertahanan Los Rojiblancos. Bahkan, Rashford sempat mencetak gol, tetapi dianulir VAR karena offside dalam prosesnya.

Atletico bermain sabar. Pasukan Diego Simeone lebih banyak menunggu dan mengandalkan transisi cepat.

Situasi berubah menguntungkan tim tamu pada menit ke-42. Pau Cubarsi diganjar kartu merah usai menjatuhkan Giuliano Simeone sebagai pemain terakhir. Keputusan mengusir bek muda Blaugrana inidiambil setelah tinjauan VAR.

Unggul jumlah pemain, Atletico langsung memaksimalkan peluang. Julian Alvarez membuka keunggulan lewat tendangan bebas indah pada masa tambahan waktu babak pertama. Bola melengkung dari jarak sekitar 25 meter ke sudut atas gawang tak mampu dijangkau kiper Barca.

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap menguasai bola meski bermain dengan 10 orang. Namun, rapatnya pertahanan Atletico membuat peluang bersih sulit tercipta.

Sebaliknya, Atletico kembali menghukum tuan rumah melalui serangan balik. Pada menit ke-70, umpan silang Matteo Ruggeri disambut Alexander Sorloth dengan tendangan voli jarak dekat untuk menggandakan keunggulan.

Barcelona berusaha menekan hingga akhir laga. Namun, organisasi permainan Atletico tetap solid hingga peluit panjang berbunyi.

“Kami senang dengan kemenangan ini, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Semifinal masih jauh. Kita perlu tetap tenang dan percaya diri, tetapi tetap rendah hati,” ujar penyerang Atletico yang pernah membela Barcelona, Antoine Griezmann.

Bek Barcelona Ronald Araujo mengakui timnya kecewa dengan hasil tersebut. “Kami sudah berusaha, tetapi tidak berhasil. Kami menguasai bola, tetapi tidak bisa mencetak gol. Kami kecewa, tetapi saya pikir kami bisa membalikkan keadaan,” kata dia.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Atletico menjelang leg kedua. Sementara Barcelona masih memiliki peluang, meski harus mengejar defisit dua gol.

Leave a Comment