
Intan Anggraeni (28) mengungkap, Rey perempuan yang mengaku pria saat menikahi Intan, pernah menjanjikan akan membelikan mobil Lamborghini hingga wisata ke Thailand. Rey juga mengaku anak dari anggota DPR dan pengusaha asal Makassar.
Intan dan Rey berkenalan di Kota Batu pada Februari 2026 lalu. Saat itu Rey mengaku berada di Batu untuk berwisata dan menemui keluarga angkatnya serta melihat tempat usahanya. Rey juga sempat mengenalkan orang tua angkatnya itu ke Intan.
“Dibilangnya anaknya DPR Makassar kerjanya sudah mapan, enak, kerjanya sebagai konsultan, kantornya di Jakarta, dia punya usaha live streaming, sendiri di Batu ada beberapa vila di sini, ada kos-kosan di Pandean,” ucap Intan Anggraeni, ditemui di rumahnya di Jalan Abimanyu, Kelurahan Polehan, Kota Malang, Kamis (9/4).
Intan mengaku sempat diajak untuk membuat paspor. Ia dijanjikan ke Thailand untuk liburan sekaligus berobat. Namun permintaan pembuatan paspor itu belum sempat dilakukan.
“Sebelum menikah itu sempat dipaksa bikin paspor, mau diajak ke Thailand mau liburan atau pengobatan aku enggak tahu. Dibelikan mobil Lamborghini juga, katanya mau diuruskan mobil itu atas nama saya,” ungkapnya.
Nikah Siri
Perhatian dan tawaran dari Rey membuat Intan dan keluarganya mantap menikah. Rey sempat mengirimkan foto KTP lewat WhatsApp dengan nama El Fastino Reynaldi dan dokumen lain untuk pernikahan itu. Awalnya pernikahan direncanakan digelar pada 8 April dengan proses resmi, namun dimajukan ke 3 April secara siri karena Rey mengaku paman, anak pamannya, dan neneknya meninggal dunia pada 2 April.
“Jadi meninggalnya di hari yang sama, tapi kami itu sempat mau takziah kan sebelumnya itu tapi juga gak dibolehin, akhirnya kan nikahannya dimajukan karena orang Jawa itu katanya harus dinikahkan segera, akhirnya 3 April dinikahkan tapi siri,” ucapnya.
Pernikahan digelar di kediaman Intan. Acara itu hadiri Ketua RT, beberapa tetangga, serta keluarga inti saja.
“Yang hadir cuma 7 orang, dari keluarga saya saja sama manggil Pak RT untuk saksi. Dari Rey-nya enggak ada yang datang, dia ke sini sendirian, temannya juga enggak ada, dia ke sini katanya diantar sopir terus langsung balik karena mobilnya mau dipakai katanya gitu,” jelasnya.
Ayah Intan, Sodik, mengaku tidak tahu mengapa pernikahan mendadak itu langsung diiyakan oleh keluarga. Semua kebutuhan pernikahan bahkan dipersiapkan.
“Waktu Intan diajak menikah, ya itu tadi kita seperti bingung, kok tiba-tiba mengajak nikah kok manut, kayak dihipnotis seperti apa, suruh ngurus itu cepat-cepat,” kata Sodik.
Usai pernikahan baru terungkap semua yang disampaikan Rey bohong. Rey bahkan diketahui ternyata seorang perempuan saat malam pertama mereka.
“Tanggal 4-nya itu saya usir, saya telepon (Eko, sepupu Intan), ke sini, terus akhirnya baru datang ke sini, terus baru kami usir,” pungkasnya.