Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan empati mendalam dengan mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Kamis (28/8) malam. Kunjungan penting ini dilakukan untuk menemui langsung keluarga seorang driver ojol yang meregang nyawa setelah terlindas mobil rantis polisi. Insiden tragis tersebut terjadi di tengah demo ricuh di Pejompongan, Jakarta Pusat, dan menimbulkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Setibanya di RSCM sekitar pukul 00.30 WIB, Kapolri Sigit langsung melangkah ke salah satu ruangan rumah sakit untuk bertemu dengan keluarga korban. Dalam momen yang penuh haru, ia terlihat memeluk erat keluarga yang sedang berduka, serta terlibat dalam percakapan serius. Kehadiran Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim turut mendampingi Kapolri, menunjukkan keseriusan institusi kepolisian dalam menangani kasus ini.
Tak hanya menunjukkan simpati secara langsung, Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang terjadi. “Kami menyesali peristiwa tersebut, dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” ujar Sigit, sebagaimana dikutip dari kumparan, menegaskan penyesalan mendalam dari pihak kepolisian atas insiden tragis yang menewaskan driver ojol tersebut.
Sebagai tindak lanjut dari insiden maut tersebut, penyelidikan intensif telah dilakukan. Sejauh ini, tujuh personel polisi yang berada dalam satu kendaraan rantis yang sama saat kejadian telah dimintai keterangan. Mereka adalah Kompol CB, Aipda M, Bripka R, Briptu G, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka G. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengungkap secara terang benderang kronologi dan pertanggungjawaban dalam tragedi Pejompongan ini.
Ringkasan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi RSCM untuk menemui keluarga pengemudi ojol yang meninggal dunia setelah terlindas mobil rantis polisi saat demo ricuh di Pejompongan. Kapolri menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menunjukkan simpati mendalam kepada keluarga korban.
Sebagai tindak lanjut, tujuh personel polisi yang berada di dalam rantis tersebut telah dimintai keterangan terkait insiden maut tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian dan menentukan pertanggungjawaban atas tragedi yang terjadi.