Rafael Struick Masih Tumpul, Pelatih Dewa United: Beri Waktu Berkembang

Photo of author

By AdminTekno

Rafael Struick, penyerang muda andalan Dewa United, kini tengah menjadi sorotan tajam dan dihujani kritik akibat performanya yang dianggap belum memuaskan di ajang Super League. Menanggapi situasi ini, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, dengan tegas meminta para penggemar untuk memberikan waktu dan kesabaran kepada sang pemain.

Riekerink menekankan bahwa Struick yang masih berusia 22 tahun sangat rentan terhadap penilaian cepat dari publik. Ia menilai bahwa banyak pihak, terutama yang hanya menonton melalui televisi, cenderung mudah menghakimi pemain muda. Padahal, menurut Riekerink, Struick memiliki potensi besar untuk berkembang jauh lebih baik dan membutuhkan dukungan untuk mencapai puncaknya.

“Pemain muda memang cepat dihakimi oleh banyak orang, khususnya mereka yang hanya menonton televisi dan langsung menulis berbagai hal tentang pemain,” ucap Riekerink dalam konferensi pers jelang laga kontra Persija Jakarta, Kamis (28/8). Ia menambahkan bahwa keputusan karier Struick, termasuk ketika sempat bergabung dengan Brisbane Roar di Australia namun tidak banyak bermain, turut membentuk perjalanan kariernya. “Saya bahkan terkejut dengan kualitasnya saat pertama kali ia mulai bermain di sini. Saya percaya, pemain-pemain seperti ini harus diberikan waktu untuk berkembang. Terutama karena minimnya waktu bermain di klub sebelumnya, ia memerlukan lebih banyak waktu untuk beradaptasi. Namun, dia tetaplah seorang pemain yang sangat berbakat,” lanjut Riekerink, menegaskan keyakinannya pada sang anak asuh.

Sebelum merumput bersama Dewa United, Rafael Struick memang sempat membela Brisbane Roar. Musim lalu di Liga Australia, ia hanya tampil sebanyak 10 kali dan menorehkan satu gol saja. Musim ini di Super League, Struick telah melewati tiga laga tanpa sekalipun berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Situasi ini semakin kompleks karena Struick dipastikan akan absen dalam laga krusial saat Dewa United menjamu Persija. Ketidakhadirannya disebabkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-23 Indonesia. Ia dipersiapkan untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia yang akan berlangsung pada bulan September mendatang, menunjukkan pengakuan atas talentanya di level internasional.

Adapun pertandingan pekan keempat Super League 2025/26 akan mempertemukan Dewa United dan Persija Jakarta. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (29/8) pukul 19:00 WIB di Banten Internasional Stadium (BIS). Saat ini, Dewa United masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 3 poin dari 3 pertandingan yang telah dilakoni.

Di sisi lain, tim tamu Persija, yang dijuluki ‘Macan Kemayoran’, menunjukkan performa yang lebih impresif dengan menempati peringkat kedua. Mereka berhasil mengumpulkan 7 poin dari 3 pertandingan, catatan poin yang sama dengan Arema FC, namun unggul dalam selisih gol.

Leave a Comment