Ojol Demo DPR: Sampah Menggunung di Depan Gedung

Photo of author

By AdminTekno

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi di depan Gedung DPR pada Jumat (29/8) sekitar pukul 13.00. Kejadian ini terjadi jelang demonstrasi besar yang direncanakan BEM UI di Mapolda Metro Jaya siang harinya.

Berdasarkan pantauan kumparan, para pengemudi ojol melampiaskan amarah mereka dengan melempari pagar Gedung DPR menggunakan sampah, mulai dari bungkusan makanan berwarna merah hingga botol air mineral. Beberapa di antara mereka bahkan berupaya memanjat penghalang yang telah dipasang, sembari meneriakkan kata-kata makian.

Aksi ini merupakan buntut dari demonstrasi serupa pada Kamis (28/8) yang berujung pada tragedi maut. Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol berusia 21 tahun, meninggal dunia setelah terlindas mobil rantis Brimob.

Tragedi tersebut memicu kemarahan dan kesedihan mendalam di kalangan komunitas ojol. Tujuh anggota Brimob kini tengah diperiksa oleh Propam Polri terkait insiden ini.

Menanggapi peristiwa ini, Presiden Prabowo menyatakan kekecewaannya dan mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus kematian Affan Kurniawan. Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada komunitas ojol dan masyarakat luas atas insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa tersebut.

Daftar Isi

Ringkasan

Pengemudi ojek online (ojol) berdemo di depan Gedung DPR pada 29 Agustus 2024, mengeluarkan amarah dengan melempari pagar gedung menggunakan sampah. Aksi ini merupakan reaksi atas tewasnya seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan, yang terlindas mobil rantis Brimob saat demo sebelumnya.

Kematian Affan memicu kemarahan dan kesedihan di kalangan ojol. Tujuh anggota Brimob sedang diperiksa Propam Polri. Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut merespon kejadian ini, dengan Presiden yang mendesak pengusutan tuntas dan Kapolri menyampaikan permohonan maaf.

Leave a Comment