Mako Brimob Kwitang Tegang: Petasan & Gas Air Mata Pecah!

Photo of author

By AdminTekno

Ketegangan di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, terus memanas dan berlanjut hingga dini hari Sabtu (30/8). Memasuki jam-jam awal hari, aksi massa kali ini terfokus pada serangan yang datang hanya dari satu arah, yakni dari kawasan Senen.

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa hingga pukul 00.55 WIB, barisan kepolisian yang siaga di depan Mako Brimob PMJ tak berhenti menjadi sasaran rentetan tembakan petasan. Suasana semakin mencekam tatkala ledakan petasan berwarna-warni tanpa henti membombardir formasi “kura-kura” aparat yang rapat berlindung di balik tameng pelindung mereka. Intensitas serangan juga meningkat dengan beberapa kali terlihatnya lemparan bom molotov yang langsung mengarah ke barisan petugas. Menanggapi eskalasi kekerasan ini, aparat membalas dengan melontarkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa.

Di sisi lain, massa yang sebelumnya terlihat datang dari arah Tugu Tani kini sudah tidak lagi tampak di lokasi. Kelompok ini telah berhasil dipukul mundur oleh pasukan motor kepolisian dan secara tegas dilarang untuk kembali memasuki kawasan Mako Brimob oleh personel gabungan dari Marinir dan Kopasgat, menjaga agar konsentrasi massa tidak meluas.

Kerusuhan di kawasan Kwitang ini bukanlah insiden tunggal, melainkan kelanjutan dari rentetan peristiwa yang bermula sejak Kamis (28/8). Pemicu utama amarah massa adalah tewasnya seorang pengemudi ojek online setelah ditabrak mobil taktis Brimob saat berlangsungnya aksi demonstrasi di Pejompongan. Sejak kejadian tragis itu, gelombang massa dengan tujuan meluapkan kemarahan terus berdatangan ke Markas Brimob, dimulai pada Jumat (29/8) dan puncaknya berlanjut hingga dini hari Sabtu (30/8) ini.

—-

Pesan Redaksi: Kami ingin menekankan bahwa demonstrasi adalah hak konstitusional setiap warga negara dalam berdemokrasi. Namun, demi kepentingan dan ketertiban bersama, sangat diharapkan agar setiap aksi unjuk rasa dilaksanakan secara damai, menjauhi segala bentuk penjarahan dan perusakan fasilitas publik.

Daftar Isi

Ringkasan

Ketegangan terjadi di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) di Kwitang, Jakarta Pusat hingga dini hari. Massa melakukan serangan dari arah Senen dengan petasan dan bom molotov ke arah barisan polisi. Aparat membalas dengan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kerusuhan ini merupakan kelanjutan dari peristiwa sejak Kamis (28/8) yang dipicu oleh tewasnya pengemudi ojek online yang ditabrak mobil taktis Brimob saat demonstrasi di Pejompongan. Massa terus berdatangan ke Markas Brimob sejak Jumat (29/8) untuk meluapkan kemarahan.

Leave a Comment