Sebuah insiden menghebohkan dilaporkan terjadi di kediaman Ahmad Sahroni, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari fraksi NasDem. Rumahnya di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikabarkan telah menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok massa.
Menurut pantauan tim kumparan di lokasi kejadian pada Sabtu (30/8), kerumunan massa terlihat memadati area depan rumah Sahroni, dengan beberapa di antaranya berhasil masuk dan mengambil sejumlah barang. Penjarahan ini dilaporkan menghasilkan penemuan beragam aset, mulai dari dokumen penting seperti sertifikat tanah dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga item-item bernilai tinggi.
Salah satu barang paling mencolok yang disebut berhasil dibawa massa adalah sebuah jam tangan mewah merek Richard Mille. Jam tangan eksklusif ini, setelah ditelusuri melalui situs resmi Richard Mille, diperkirakan memiliki nilai fantastis mencapai sekitar Rp 11,7 miliar, menjadikannya temuan paling mahal dalam insiden tersebut.
Selain jam tangan mewah tersebut, massa juga dilaporkan berhasil mengamankan sebuah piano besar. Meskipun mereknya belum teridentifikasi, penelusuran di berbagai platform e-commerce menunjukkan bahwa piano dengan model serupa umumnya dibanderol di kisaran harga Rp 20 juta. Tak kalah menarik, sebuah action figure Iron Man berukuran manusia juga turut menjadi bagian dari barang yang dijarah, dengan estimasi harga di e-commerce mencapai Rp 100 juta ke atas.
Koleksi barang mewah lainnya yang turut dibawa massa adalah beberapa tas bermerek ternama. Dua tas Louis Vuitton, yakni Louis Vuitton Monogram Vernis Brea MM dan Louis Vuitton Damier Ebbene Bergamo MM, terlihat diangkut oleh sebagian warga. Meskipun kedua model tas tersebut sudah tidak lagi diproduksi dan dijual di pasaran dalam kondisi baru, nilai jual bekasnya masih terbilang tinggi, dengan Louis Vuitton Monogram Vernis Brea MM diperkirakan mulai dari Rp 7 juta dan Louis Vuitton Damier Ebbene Bergamo MM sekitar Rp 10 juta.
Ringkasan
Rumah anggota DPR Ahmad Sahroni di Jakarta Utara menjadi sasaran penjarahan oleh massa. Beberapa barang dilaporkan hilang, termasuk dokumen penting dan barang-barang mewah.
Barang-barang yang dijarah antara lain jam tangan Richard Mille seharga miliaran rupiah, piano, action figure Iron Man, dan tas Louis Vuitton. Meskipun beberapa barang sudah tidak diproduksi, nilai jual bekasnya masih cukup tinggi.