Netflix akuisisi Warner Bros Rp 1.379 T, gaet waralaba Harry Potter – DC

Photo of author

By AdminTekno

Netflix mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Warner Bros. senilai 82,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.379 triliun (kurs Rp 16.684,61). Kesepakatan akan berjalan setelah pemisahan Warner Bros. dari Discovery yang dijadwalkan rampung pada kuartal ketiga 2026.

Dengan akuisisi bisnis ini, Netflix akan memiliki studio film Warner, HBO dan HBO Max, serta katalog waralaba yang mencakup Harry Potter, Game of Thrones, hingga DC Comics.

Misi kami sejak awal adalah menghibur dunia.– Ted Sarandos, Co-CEO Netflix –

“Dengan menggabungkan koleksi luar biasa milik Warner Bros. yang berisi berbagai acara dan film —mulai dari karya klasik seperti Casablanca dan Citizen Kane hingga favorit masa kini seperti Harry Potter dan Friends— dengan judul-judul yang membentuk budaya seperti Stranger Things, KPop Demon Hunters, dan Squid Game, kami akan mampu mewujudkannya dengan lebih baik,” kata Sarandos dalam pernyataan resmi, Jumat (5/12).

Laporan awal menyebutkan Netflix telah memenangkan persaingan dengan Comcast dan Paramount untuk mendapatkan aset studio dan streaming Warner. Paramount yang baru merger dengan Skydance sempat mengajukan tiga penawaran tapi gagal mengamankan pembelian menyeluruh, sedangkan Amazon dan Apple juga pernah menunjukkan minat akuisisi.

Netflix mengaku tidak ada rencana perubahan drastis pada operasi Warner. HBO dan HBO Max akan tetap beroperasi sebagai layanan yang melengkapi Netflix, sementara perilisan film di bioskop tetap berjalan mandiri.

Untuk memastikan kesepakatan ini dapat melewati proses regulasi, Netflix disebut berkomitmen pada biaya pemutusan sebesar 5 miliar dolar AS (sekitar Rp 83 triliun) jika regulator menolak transaksi.

Warner Bros Discovery menyatakan kesiapan untuk dijual per Oktober 2025, setelah mengumumkan rencana pemisahan lini usaha studio dan streaming dari lini kabel. Netflix hanya menargetkan bisnis studio, sementara Aset kabel dan olahraga seperti CNN, TNT Sports, dan saluran Discovery tidak masuk dalam kesepakatan.

Proses ini masih harus melewati pemeriksaan ketat. Departemen Kehakiman Amerika Serikat diperkirakan meninjau transaksi dengan ketat.

CNBC melaporkan, berdasarkan sumber seorang pejabat senior, pemerintahan Donald Trump menunjukkan skeptisisme berat terhadap kesepakatan ini, sementara Senator Elizabeth Warren menyebut akuisisi tersebut sebagai ancaman monopoli.

Leave a Comment