Profil Nicolas Maduro, presiden Venezuela yang didakwa narkoterorisme oleh AS

Photo of author

By AdminTekno

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela. Tak hanya itu, pasukan elite AS, Delta Force, juga menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan istrinya.

“AS telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulis Presiden AS, Donald Trump, melalui media sosial Truth Social, dikutip dari CNN, Sabtu (3/1).

Seperti apa sosok Maduro?

Maduro merupakan pria kelahiran 23 November 1962. Kehidupan politiknya sudah terlihat sejak masih berprofesi sebagai sopir bus. Maduro pernah menjadi pemimpin serikat buruh. Ia lalu terpilih menjadi anggota Majelis Nasional pada tahun 2000 silam.

Maduro kemudian mulai merapat ke pemerintahan. Di masa kepempimpinan Presiden Hugo Chavez, Maduro pernah mengisi sejumlah jabatan, mulai dari Menteri Luar Negeri hingga Wakil Presiden.

Saat Chavez meninggal pada 5 Maret 2013, Maduro digadang-gadang menjadi sosok penggantinya.

Pemilihan presiden khusus akhirnya diadakan pada 14 April 2013. Maduro yang diusung Partai Sosialis Bersatu Venezuela akhirnya terpilih dengan meraih suara 50,62 persen. Ia resmi dilantik pada 19 April 2013.

Memanasnya hubungan Maduro dengan Trump sudah terjadi sejak lama. Salah satu masalahnya adalah tudingan Trump bahwa Maduro pemasok kokain ke AS.

Terbaru, pada November 2025 lalu, Pemerintah AS menetapkan kartel Venezuela sebagai organisasi teroris asing (FTO).

Kartel yang masuk dalam daftar FTO adalah Cartel de los Soles (Cartel of the Suns) yang diklaim oleh AS dijalankan oleh Maduro.

“Kelompok mencurigakan itu bertanggung jawab atas kekerasan teroris di wilayah kami,” kata Menlu AS Marco Rubio, dikutip dari AFP, Selasa (25/11/2025).

Jaksa Agung AS Pam Bondi mengatakan, Maduro akan menghadapi murka keadilan AS di tanah Amerika dan di pengadilan Amerika.

Dalam unggahannya di X pada Sabtu (3/1) waktu setempat, Bondi mengungkap dakwaan terhadap Maduro: Konspirasi Narkoterorisme, Konspirasi Impor Kokain, Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak, Konspirasi Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak terhadap AS.

Leave a Comment