REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Jude Bellingham membantah tegas rumor yang menyebutkan dirinya memiliki hubungan buruk dengan mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. Pernyataan ini disampaikan Bellingham setelah Alonso dipecat usai kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol akhir pekan lalu.
“Sampai sekarang saya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, dengan harapan kebenaran akan muncul pada waktunya. Namun, jujur saja… ini omong kosong,” ujar Bellingham dalam pernyataannya yang dikutip dari Fabrizio Romano pada Rabu.
Bellingham juga mengkritik keras pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar. “Saya benar-benar merasa kasihan kepada orang-orang yang percaya pada setiap kata dari para badut dan ‘sumber’ mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca. Sesekali mereka perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan misinformasi yang merugikan demi klik dan sensasi,” tambahnya.
Xabi Alonso, yang baru bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2025, dipecat setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona. Manajemen klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Tekanan terhadap Alonso sudah muncul beberapa bulan terakhir, dengan laporan yang menyebutkan hubungan yang kurang harmonis dengan para pemain, termasuk Bellingham.
Namun, Bellingham telah menegaskan dukungannya kepada Alonso sejak Desember lalu setelah kekalahan Madrid dari Manchester City di Liga Champions. Ia menyatakan bahwa Alonso memiliki hubungan baik dengan dirinya dan pemain lainnya.
Setelah pemecatan Alonso, Bellingham menyampaikan ucapan terima kasih kepada sang pelatih melalui Instagram Story-nya, menuliskan, “Terima kasih, Mister. Merupakan sebuah kehormatan. Semoga sukses untuk masa depan.”
Konten ini diolah dengan bantuan AI.