
Pabrik BYD yang berada di Subang, Jawa Barat akan segera beroperasi. General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto, Liu Xueliang menyatakan bahwa target operasional fasilitas baru tersebut sudah di depan mata, karena telah merampungkan syarat administrasi maupun regulasi.
“Kami sudah memenuhi komitmen kami, pada akhir 2025, akhirnya kami telah mendapatkan sertifikasi untuk pabrik BYD Subang,” katanya dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan asal Indonesia di Zhengzhou, China, Kamis (15/1).

Dengan landasan hukum yang sudah kuat, BYD kini fokus pada persiapan teknis akhir dengan semangat percepatan. Liu Xueliang mengungkapkan bahwa perusahaan tidak ingin berlama-lama.
“Kami sebenarnya sudah menjadwalkan itu dan ingin mempercepat semua prosesnya. Saya yakin setiap proses, akselerasi, pengetesan, dan persiapan akhir yang dilakukan, kami optimistis untuk melihat model pertama yang akan diproduksi,” lanjutnya.
Optimisme ini didasari pada progres pembangunan dan kalibrasi fasilitas produksi yang diklaim berjalan sesuai atau bahkan lebih cepat dari rencana. Target yang dicanangkan pun sangat jelas, yakni memulai operasi pada kuartal pertama tahun ini. “Kami akan memulainya pada kuartal satu 2026,” terangnya.

Lebih menarik lagi, mobil pertama yang keluar dari pabrik Subang nanti bukanlah satu-satunya produk yang akan ditawarkan. BYD memiliki strategi produk yang lebih ambisius untuk pasar Indonesia.
“Tentunya tidak hanya satu model, kami akan memproduksi lebih dari satu model dari line produksi kami, kami saat ini tengah merampungkan evaluasi internal,” imbuhnya.
Saat ditanya soal besaran investasi, Liu mengungkap bahwa semua tergantung permintaan pasar. “Rencana kami memproduksi sekitar 150 ribu unit per tahun, namun jika permintaan meningkat, maka kapasitas bisa dibesarkan,” lanjutnya.
Pernyataan resmi dari pimpinan tinggi BYD ini memberikan legitimasi dan kepastian yang kuat terhadap masa depan operasi mereka di Indonesia. Serta mengindikasikan BYD serius menjadikan Indonesia sebagai hub produksi regional, tidak sekadar perakitan satu model tertentu.