Profil pilot pesawat ATR yang hilang kontak di Maros: Direktur operasi PT IAT

Photo of author

By AdminTekno

Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1). Pesawat itu membawa 8 kru dan 3 penumpang, diawaki oleh Capt Andy Dahananto.

Andy merupakan Direktur Operasi PT IAT. Jabatan itu diembannya sejak sejak 19 Juni 2019. Pria kelahiran 1967 itu merupakan lulusan Juanda Flying School pada 1987.

Dia memulai kariernya pada 1988 di perusahaan sebagai Pilot Fix Wing hingga saat ini.

Sementara tiga penumpang yang dibawa Andy merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto.

Pax-nya orang KKP,” katanya kepada kumparan.

Untuk mendeteksi dan menemukan pesawat ATR 42-500 tersebut, Basarnas menurunkan sebanyak 60 personel Basarnas dan potensi SAR. KKP bersama IAT juga akan menggelar konferensi pers pada malam ini, pukul 19.30 WIB di Gedung KKP.

Pesawat itu dilaporkan hilang kontak saat akan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Saat laporan diterima, posisi terakhir pesawat berada di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan titik koordinat 04°57’08” LS-119°42’54” BT.

Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan untuk mendeteksi dan menemukan pesawat tersebut, pihaknya menurunkan sebanyak 60 personel Basarnas dan potensi SAR.

“Kami telah menuju lokasi titik koordinat yang berada di sekitar daerah Leang-Leang sesuai koordinat yang dilaporkan AirNav kepada kami,” kata Andi.

Leave a Comment