Isak tangis keluarga begitu tahu pesawat ATR hilang kontak di Maros

Photo of author

By AdminTekno

Tangis Istri Deden Mulyana salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pecah saat mengetahui kabar pesawat yang ditumpangi suaminya hilang kontak.

Tangisan istri Deden itu dilihat Suratno, seorang tetangga, dan ia baru tahu ada musibah yang terjadi.

“Saya sih sebenernya enggak tahu, orang saya lagi tiduran lagi kurang sehat juga. Begitu saya bangun, istri Pak Deden nangis depan rumah saya. Saya kaget ada apa gitu. ‘Pak Deden pesawatnya jatuh’ katanya gitu,” ujar Suratno, Jumat (16/1).

Menurut Suratno, Deden dikenal sebagai sosok pendiam di lingkungan sekitar. Meski begitu, hubungan Deden dengan para tetangga tetap terjalin baik.

“Orangnya pendiem sih, enggak banyak ini… jarang nongkrong di luar. Kalau dia pulang ya paling sekali-sekali nongkrong sama saya di depan rumah, ngerokok, masuk lagi, gitu doang,” katanya.

Suratno juga mengungkapkan, Deden sempat berpamitan kepadanya sebelum berangkat menjalankan tugas.

“Hari Jumat apa kemarin gitu. Saya lagi duduk di sini juga, dipamit sama saya. ‘Pak No, berangkat dulu ya.’ ‘Oh iya hati-hati,’ saya gitu,” tuturnya.

Deden diketahui tinggal bersama istri dan seorang anak. Suratno memperkirakan usia Deden masih sekitar 40-an tahun.

“Sama istrinya. Sama anaknya satu,” ucapnya.

“Tahu-tahu saya keluar ada orang nangis. Saya keluar depan pintu, istri Pak Deden. ‘Ada apa?’ ‘Pak Deden… pesawatnya jatuh, anu gini-gini.’ ‘Ya udah sabar aja, sabar,’ saya bilang gitu,” lanjut Suratno.

Sejumlah kerabat terlihat mendatangi rumah duka, termasuk pejabat kementerian kelautan dan perikanan.

“Pak Menteri, tadi Pak Menteri banyak sih, banyak teman-temannya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkap identitas tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berada di dalam pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport tersebut.

Pesawat itu dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.

Ketiga pegawai KKP tersebut merupakan tim air surveillance Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang tengah menjalankan tugas pengawasan.

“Tim air surveillance dari PSDKP atau dari Direktorat Jenderal PSDKP sejumlah 3 orang, yaitu saudara Ferry Irrawan dengan pangkat Penata Muda tingkat 1 jabatannya adalah Analis Kapal Pengawas,” jelas Trenggono.

“Saudara Deden Mulyana dengan pangkat Penata Muda tingkat 1, jabatannya Pengelola Barang Milik Negara, dan juga saudara Yoga Nauval jabatannya Operator Foto Udara,” sambung dia.

Hingga kini, proses pencarian terhadap pesawat ATR yang hilang kontak tersebut masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Leave a Comment