
Sebuah insiden mengkhawatirkan terjadi di Stasiun Matraman, Jakarta Timur, pada Senin pagi, 19 Januari. Seorang pengguna Commuter Line dilaporkan tidak sadarkan diri, sebuah kejadian yang kemudian menjadi viral di media sosial. Pihak KAI Commuter segera mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, menanggapi cepat beredarnya video yang merekam peristiwa ini.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan kejadian tersebut dalam keterangan tertulisnya. “Dapat kami sampaikan terkait video di media sosial terkait adanya pengguna perempuan yang tidak sadarkan diri di Stasiun Matraman adalah benar,” jelas Leza, menegaskan respons sigap perusahaan terhadap informasi publik.
Insiden ini terjadi pada puncak jam sibuk, sekitar pukul 08.44 WIB, saat aktivitas perjalanan Commuter Line sedang padat. Pengguna tersebut diketahui baru saja turun dari Commuter Line lintas Cikarang–Kampung Bandan sebelum akhirnya mengalami kondisi tidak sadarkan diri di area stasiun, menimbulkan kekhawatiran di antara para penumpang lainnya.
Menanggapi situasi darurat, petugas stasiun Matraman segera bertindak sesuai prosedur keselamatan yang berlaku. Petugas keamanan, dibantu oleh petugas kesehatan stasiun, dengan cepat mengevakuasi pengguna tersebut ke ruang kesehatan stasiun untuk mendapatkan penanganan medis awal yang diperlukan.
Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan di ruang kesehatan stasiun, kondisi pengguna tersebut diduga kuat disebabkan oleh kelelahan. Petugas kesehatan dengan sigap memberikan pertolongan pertama guna menstabilkan kondisinya dan memastikan keamanan.
Setelah mendapatkan penanganan dan beristirahat sejenak, kondisi pengguna Commuter Line tersebut berangsur membaik dan dinyatakan pulih. Leza Arlan menambahkan bahwa pengguna tersebut kemudian telah diperbolehkan pulang, menggunakan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanannya.
Melihat insiden ini, KAI Commuter mengimbau seluruh penggunanya untuk senantiasa memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kesehatan menjadi faktor krusial untuk kenyamanan dan keselamatan perjalanan.
Lebih lanjut, Leza juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian ini, perjalanan Commuter Line Cikarang sempat mengalami keterlambatan. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala pada persinyalan dan wesel rel di area Stasiun Jatinegara, menambah kompleksitas operasional di lintas tersebut pada waktu itu.