
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri sangat antusias kembali bertanding di Istora Senayan, Jakarta. Mereka dipatok target juara Indonesia Masters 2026.
Fajar/Fikri memulai turnamen dengan baik. Mereka mengalahkan wakil Taiwan. Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, dengan skor 21-16 dan 21-10 hanya dalam tempo 30 menit. Seusai laga, Fajar menegaskan targetnya adalah menjuarai Indonesia Masters kali ini.
“PBSI menargetkan kami berdua untuk juara di sini. Karena pertama juga, di sini tuan rumah, yang pasti. Dan juga sudah lama kami tidak mendapatkan gelar ya, setelah di China Open tahun lalu. Dan kami juga target pribadi dan target dari pelatih juga pengin kami memberikan yang terbaik, yaitu juara di sini,” ujar Fajar.
“Sudah lama juga tidak juara di Indonesia ini. Dan terakhir ya saya pribadi, 2022, eh 2023 ya. Jadi memang sudah 3 tahun lamanya eh tidak juara di Istora. Dan sekarang saya pengen bersama Fikri menjadi juara di sini,” tambahnya.

Di sisi lain, Fikri mengatakan bahwa dukungan suporter di Istora menjadi energi tambahan bagi mereka. Baginya, itu menjadi faktor penting untuk mengarungi Indonesia Masters kali ini.
“Saya sangat mengucapkan terima kasih banyak untuk suporter Indonesia yang telah hadir di stadion. Karena berkat dukungan mereka semua, kami jadi lebih semangat lagi tadi,” ucap Fikri.
“Jadi, capek pun jadi tidak berasa. Dan semoga untuk ke depannya, di hari-hari esoknya, bisa semakin lebih full lagi di dalam stadionnya. Jadi itu membawa aura yang sangat positif untuk kita sebagai atlet,” tandasnya.
Dalam sejarah, Fajar Alfian pernah menjuarai Indonesia Masters 2022. Kala itu, ia dan Muhammad Rian Ardianto mengalahkann Liang Weikeng/Wang Chang asal China pada babak final.
Tahun lalu, Fajar bersama Rian juga masuk final, tetapi kalah dari Man Wei Chong/Tee Kai Wun asal Malaysia. Sementara, Fikri yang sempat berpasangan dengan Bagas Maulana dan Daniel Marthin belum pernah masuk final Indonesia Masters.