Sampah menumpuk di samping Kali Mookervart, warga mendadak thrifting gratis

Photo of author

By AdminTekno

Tumpukan sampah sepanjang 1 kilometer tampak berjejer di Jalan Kembangan Baru, tepatnya di samping Kali Mookervart, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1). Sampah-sampah tersebut merupakan barang yang dibuang oleh warga sekitar yang terimbas banjir.

Hal tersebut mendapat perhatian warga karena sampah-sampah tersebut beragam rupa. Beberapa warga yang mengendarai motor terlihat menghampiri tumpukan barang-barang tersebut untuk mencari barang yang sekiranya masih dapat dimanfaatkan.

Area itu mendadak jadi lokasi ‘thrifting’ gratis.

Gunungan sampah dibongkar perlahan oleh sejumlah warga, lalu mereka mengambil beberapa benda yang menurut mereka masih layak.

Beberapa orang warga terlihat mendapatkan pakaian seperti celana, baju, helm, lampu-lampu, hingga kayu.

Diru (62), salah satu warga yang ‘ngethrift’ di area ini mengaku mendapat sepatu dan celana. Ia mengatakan, hasil temuannya ini akan digunakan olehnya secara pribadi untuk bekerja.

“Pakai sendiri aja. Nih sepatu buat kerja ini. Celana (juga),” ujar Diru kepada kumparan.

Ia juga nampak membawa beberapa lampu dan kabel untuk digunakan di kediamannya. Bersama Diru, Gino (60) turut mencari incarannya untuk dibawa ke rumah. Ia mendapatkan beberapa papan kayu untuk digunakan sebagai bahan membenahi barang di rumahnya yang rusak.

“Meja tatakan kulkas kemarin patah. Ini dari ini, bekas tempat tidur. Kayunya pilihan,” kata Gino.

Gino mengaku mengetahui tumpukan sampah yang berada di sini sebagai buangan dari para warga yang terdampak banjir beberapa hari lalu yang melanda Rawa Buaya, Jakarta Barat.

“Gara-gara banjir aja. Ya mungkin buang kali. Ya abis gimana ya namanya udah kayak gitu,” tuturnya.

Saat petugas Lingkungan Hidup Jakarta Barat tiba di lokasi untuk mengangkat barang-barang tersebut, mereka turut mencari benda-benda yang masih layak pakai.

Hanif (28) menemukan jas hujan bolong selain lampu yang berhasil dibawanya.

“Iya, jas hujan, bolong. Tadi masih banyak kok. Lampu juga banyak tadi,” ungkap Hanif.

Hanif menerangkan, sampah-sampah yang ada di sini sedang dalam proses pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat. Hal ini dilakukan sejak Minggu (25/1).

“Udah dari kemarin. Berkala. Keluarin dulu yang bisa,” katanya.

Area thrifting dadakan ini terhenti sesaat waktu mobil-mobil pembuangan sampah datang. Namun setelah itu, warga tetap antusias membongkar barang-barang yang dibuang.

Leave a Comment