
Komika Pandji Pragiwaksono memenuhi undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2). Pandji siap mengklarifikasi terkait sejumlah laporan akibat materi stand up Mens Rea yang dilayangkan terhadap dirinya.
“Ini undangan klarifikasi. Kalau klarifikasi itu bukan satu mekanisme yang sangat ketat, ini masih ngobrol kurang lebih dari polisi kepada kami,” ujar kuasa hukum Pandji, Haris Azhar.
Haris berharap ada titik terang dari diskusi yang akan dilakukan bersama tim penyidik terkait kasus yang tengah bergulir.
“Jadi masih saling pengertianlah kira-kira. Jadi ngobrol dulu nanti sama polisi, dengar dulu masalahnya apa yang jadi concern mereka apa. Pandji sudah hadir. Barangkali nanti Pandji bisa berbagi cerita untuk polisi mengembangkan atau mengernitkan kasusnya,” tutur Haris.

Terdapat lima laporan polisi dan satu aduan yang dialamatkan kepada Pandji dari materi stand up comedy Mens Rea. Objek perkaranya beragam, mulai dari dugaan penistaan agama hingga hal-hal lainnya.
Haris menegaskan, kedatangan mereka juga bertujuan untuk memetakan laporan-laporan tersebut.
“Ya, makanya kami datang pagi ini. Kami nanti coba ngobrol termasuk poin yang polisi mau klarifikasi ke Pandji. Pandji juga mau klarifikasi lima itu siapa saja, apa saja yang dilaporkan. Begitulah, klarifikasi,” ujar Haris.

Sebelum memenuhi panggilan polisi, Pandji sempat melakukan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Haris menyatakan bahwa hasil dari pertemuan tersebut kemungkinan besar akan disampaikan kepada pihak penyidik apabila diperlukan dalam proses klarifikasi.
“Kalau ditanya, kami sampaikan. Kalau enggak ditanya kita sampaikan juga. Ceritanya nanti kita saja ngobrol saja,” tegas Haris Azhar.
Sementara, Pandji Pragiwaksono belum mau memberikan pernyataan mendalam mengenai pokok perkara.
“Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah melewati dalam prosesnya. Nanti ketemu lagi sore. Oke,” tutup Pandji singkat.