Untuk ke-6 kalinya, band rock legendaris Dream Theater kembali ‘membombardir’ Indonesia dengan performanya yang super maksimal dalam konser yan bertajuk ‘An Evening with Dream Theater, 40th Anniversary Tour’ yang dilaksanakan di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Konser yang diadakan oleh Rajawali Indonesia itu sejak sore hari telah dipenuhi oleh ribuan penggemar Dream Theater. Walaupun sudah beberapa kali ke Indonesia, Dream Theater tetap menjadi magnet tesendiri bagi para penggemar musik rock atau metal di tanah air.
Tepat pukul 8 malam, lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang untuk membuka perhelatan pada malam itu. Setelahnya, layar di panggung langsung turun, seketika James LaBrie (vokal), John Petrucci (gitar), John Myung (bass), Jordan Rudess (keyboard), Mike Portnoy (drum) muncul dan langsung menggebrak dengan lagu “Metropolis Pt. 1: The Miracle and the Sleeper”.
Tak ada kata ruang untuk bernapas, Dream Theater langsung menghujani para penonton yang histeris malam itu dengan nomor-nomor “Act I: Scene Two: I. Overture 1928”, “Strange Déjà Vu”, “Through My Words”, hingga “Fatal Tragedy”.
“Indonesia, kita akan bersama-sama sepanjang malam ini, apakah kalian bersama kami?,” ujar James LaBrie.
Kembalinya Mike Portnoy di balik drum set monster 
Setelahnya, mereka melanjutkan dengan nomor-nomor terbaik seperti: “The Mirrror”, “The Enemy Inside”, “Peruvian Skies” hingga “As I Am” yang ternyata menjadi lagu terakhir untuk penampilan mereka di set pertama. Selama 20 menit mereka bersitirahat. Entah, memang usia yang menjadi alasan, atau memang itu menjadi bagian dari penampilan yang telah disiapkan untuk menunjang performa mereka.
Set kedua dimulai, Dream Theater membawakan lagu “In The Arms of Morpehus”, “Night Terror”, “Midnight Messiah”, “Bend The Clock”, “The Shadow Man Incident”, “Octavarium”. Setelah, mereka memainkan dua nomor di encore dengan membawakan “The Spirit Carries On”, dan “Pull Me Under”.
Tak bisa dimungkiri, magnet utama penampilan Dream Theater malam itu adalah kembalinya Mike Portnoy, drummer yang kerap menjadi otak di balik gebukan masif band tersebut. Fyi, Mike Portnoy pernah mengumunkan mengundurkan diri dari Dream Theater pada 2010 lalu, dan kembali pada Oktober 2023.
Penampilan Mike Portnoy malam itu memang sangat terasa masif, dengan menyajikan set drum besar nan mewah. Ia memberikan sentuhan yang sangat apik dan dinamis, energinya pun tak terlihat habis.
Chemistry yang ditampilkan di antara personel juga tampak solid. Malam itu para penonton disuguhkan dengan performa yang lengkap dari suatu sajian musik rock/metal yang mewah dengan skill yang tentunya di atas rata-rata. Perfect and an epic comeback!
Bryan Adams dan Rock and Roll yang Tak Pernah Menua 9 Lagu Dream Theater yang Melow, Kamu Wajib Dengerin!