Derita Tika, Istri Pertama Pesulap Merah: Pilu Harus Bayar Biaya Pengobatan Sebelum Meninggal

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – Dengan air mata berderai, Endang Triwahyuningsih, ibunda mendiang Tika dan ibu mertua Pesulap Merah atau Marcel Radhival, mengungkapkan kepedihan hati putrinya. Ia menuturkan, di penghujung hidupnya, Tika merasakan kekecewaan yang sangat mendalam terhadap sang suami, Pesulap Merah alias Marcel Radhival.

Menurut penuturan Endang dalam tayangan Rumpi Trans TV yang dilansir TribunnewsBogor.com pada Selasa (10/2/2026), Marcel dituding jarang hadir mendampingi Tika di rumah sakit. “Dia (Marcel) enggak pernah datang, cuma operasi pertama itu, malamnya dia datang bersama orang tuanya. Itu ke rumah sakit cuma untuk mengambil kunci dan duduk sebentar,” ungkap Endang, menggambarkan minimnya dukungan Marcel selama Tika dirawat.

Tika menghembuskan napas terakhir pada 27 Januari 2026, setelah sebulan sebelumnya berjuang melawan penyakit Anemia Aplastik dan Kanker Mulut melalui tiga kali operasi. Meskipun Marcel sempat mendonorkan darahnya, Endang merasa hal tersebut tidaklah istimewa, mengingat banyak anggota keluarga dan teman-teman lain juga turut berpartisipasi dalam donor darah.

Kekecewaan Tika semakin mendalam saat Marcel diduga memarahinya karena menghabiskan biaya puluhan juta rupiah untuk deteksi penyakitnya. “Biopsi itu memang bayar, kalau enggak salah Rp25 juta. Setelah itu dia (Marcel) marah ke almarhum karena menghabiskan uang Rp25 juta itu,” ujar Endang dengan nada getir. Bahkan, Tika sampai mengurus BPJS agar biaya pengobatannya lebih ringan, sebab ia diminta untuk mengganti uang Rp25 juta tersebut. “Pas sudah ada hasil kalau almarhum harus dioperasi. Kata saya kan harus cepat dioperasi. Kenapa ngurus BPJS ibu bilang gitu. (kata Tika) ‘ya habis kemarin aja yang biopsi dia marah-marah, minta ganti lagi’,” imbuh Endang, menirukan ucapan putrinya.

Pada operasi kedua dan ketiga, Marcel juga tidak terlihat mendampingi Tika. Bahkan, kepedihan Tika memuncak hingga ia secara eksplisit meminta Marcel tidak hadir pada operasi ketiganya. “Operasi ketiga sama sekali (Marcel) enggak datang. Tika juga ngabarin ibunya (Marcel) bilang ‘jangan dikasih tahu Mas Haris (Marcel), aku sebel, aku udah enggak mau ketemu dia lagi’,” kenang Endang, menjelaskan bahwa operasi ketiga itu berlangsung pada 20 Januari 2026.

Penderitaan Tika yang sesungguhnya baru terkuak tiga hari menjelang kepergiannya, saat ia menceritakan kepada sang ibu mengenai dugaan poligami Marcel. Endang menambahkan, pada 17 Januari 2026, kondisi mental Tika sudah sangat terpuruk. “Dia (Tika) chattingan sama suaminya bikin down. Tika tuh kayak udah enggak ada harapan, udah down duluan,” imbuh Endang, mengindikasikan bahwa interaksi dengan Marcel turut memperparah kondisi psikis putrinya.

Terungkap bahwa Tika baru mengetahui Marcel telah menikah siri dengan Ratu Rizky Nabila pada Agustus 2025, padahal pernikahan tersebut telah dilangsungkan sejak tahun 2022. Dengan suara tercekat, Endang menirukan penuturan Tika tiga hari sebelum wafat: “Kalau operasi sudah sembuh, Tika mau cerai sama si Haris. Tika sakit hati diselingkuhi, dia udah nikah siri. Tika tahunya bulan Agustus 2025 kalau dia udah nikah siri.” Sebuah pengakuan yang menunjukkan betapa hancurnya hati Tika di akhir hayatnya.

Berbeda dengan penuturan Endang, Marcel Radhival sendiri memberikan pengakuan terbuka mengenai dugaan poligami tersebut. Ia secara gamblang menyatakan, “Dari tahun 2022 istri gue dua. Kemarin yang meninggal itu istri pertama. Tika itu yang meninggal, istri pertama. Istri pertamaku meninggal kemarin. Poligami? iya betul aku poligami. Aku poligami dari tahun 2022, betul. Kita bertiga baik-baik aja dan dari 2022.” Pengakuan ini mengonfirmasi statusnya sebagai suami yang berpoligami sejak lama.

Marcel pun menambahkan alasan di balik keputusannya untuk menikah lagi. “Kemarin padahal pengin bertiga aja kita seumur hidup. Eh ternyata Tika meninggal duluan. Kayaknya enggak akan nikah lagi, gue udah cukup. Karena kemarin nikah itu kan cuma untuk misi menyelamatkan,” ujarnya, menjelaskan bahwa niatnya adalah untuk hidup bertiga namun takdir berkata lain.

Banjarmasin Post | Khairunnisa | TribunTrends.com | Achmad Satrio

Leave a Comment