
Polisi terus mengusut kasus ZAA, seorang pelajar SMP yang ditemukan tewas di kawasan eks tempat wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2) malam. Keluarga berharap kasus ini diusut tuntas.
“Semoga terungkap agar dapat keadilan yang sesuai,” kata Yusuf, paman korban kepada kumparan, Minggu (15/2).
Yusuf mengatakan jenazah korban sudah diautopsi dan sudah dimakamkan. Keluarga menyerahkan semuanya kepada polisi.
“Sudah semuanya sama polisi,” upcanya.
Sebelumnya Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Betul kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat,” ujar Niko di Bandung, Sabtu (14/2).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan siswa SMP 26 Kota Bandung. Kondisi korban saat ditemukan terdapat tanda-tanda kekerasan pada bagian perut yang diduga akibat tusukan.
Sementara itu, Kepala SMP 26 Kota Bandung Titin Supriatin mengatakan terakhir kali korban diketahui berada di sekolah pada Senin (9/2) saat mengikuti pelajaran olahraga.
Ia menjelaskan, korban telah kehilangan ibunya sejak duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. ZAA merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Sementara itu, ayah korban diketahui sedang dalam kondisi sakit.
“Kami sangat merasa terpukul. Di sekolah kita sangat berupaya untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, kita mengedukasi, kita bekerja sama dengan kewilayahan,” ujarnya.