






Benfica harus mengakui keunggulan Real Madrid dalam leg pertama babak playoff Liga Champions 2025/26 di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dini hari WIB. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad asuhan Jose Mourinho takluk tipis 0-1.
Sepanjang babak pertama, Benfica mampu menahan gempuran Real Madrid yang tampil dominan. Meski tim tamu lebih agresif dalam membangun serangan, lini belakang Benfica tampil disiplin sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum. Beberapa peluang sempat tercipta dari kedua kubu, membuat pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.
Memasuki babak kedua, tekanan meningkat. Pada menit ke-50, Vinicius Junior memecah kebuntuan lewat gol dari sudut sempit yang sulit dijangkau kiper. Selebrasi sang pemain memicu ketegangan di lapangan dan sempat menimbulkan adu argumen antarpemain.
Situasi semakin rumit ketika Vinicius melaporkan dugaan ujaran rasisme yang ditujukan kepadanya oleh Gianluca Prestianni. Wasit menghentikan pertandingan sejenak untuk meredakan situasi setelah insiden tersebut terjadi.
Menjelang akhir laga, tensi kembali memanas. Pada menit ke-85, Jose Mourinho diganjar kartu merah oleh wasit akibat protes kerasnya. Pelatih Benfica itu pun harus meninggalkan area teknis lebih awal.
Kekalahan 0-1 membuat Benfica berada dalam posisi sulit jelang leg kedua di markas Real Madrid. Mereka wajib meraih kemenangan untuk membalikkan keadaan dan menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
