Saat rumah Jusuf Kalla ditabrak pengendara mobil

Photo of author

By AdminTekno

Rumah Jusuf Kalla ditabrak sebuah mobil yang berisi 3 orang, pada Rabu (18/2) dini hari. Diduga, sopir mobil itu dalam kondisi mengantuk sehingga menyebabkan hilang kendali dan menabrak rumah Wapres ke-10 dan 12 RI itu.

Perkara ini berujung damai, dengan pertemuan kedua belah pihak. Sopir bersedia mengganti kerusakan di rumahnya. Berikut rangkumannya.

Pagar Rumah JK di Kebayoran Baru Ditabrak Mobil, Sopir Diduga Mengantuk

Pagar rumah Jusuf Kalla di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ditabrak sebuah mobil Jeep Hyundai Santa Fe pada Rabu (18/2) sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi menduga sopir dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak pagar rumah JK.

“Sepertinya tidak ada ya. Tapi memang masih didalami juga. Namun, dari informasi sementara karena mengantuk, mengingat kejadiannya pukul 03.30 WIB,” jelasnya.

Kendaraan itu bergerak dari arah Jalan Kemang sebelum menghantam pagar rumah JK, menyebabkan bagian pagar rusak. Polisi menerima laporan dan tengah mendalami penyebab kejadian tersebut.

Polisi menyatakan bahwa sopir diduga ngantuk, mengingat kejadian terjadi pada dini hari.

Kondisi Rumah JK yang Ditabrak Mobil: Pagar Roboh, Kaca Rusak

Usai tabrakan, kondisi rumah tampak sejumlah bagian pagar runtuh dan pecahan kaca cembung jalan berserakan di halaman rumah milik JK. Penjaga rumah mengatakan rumah saat ini ditempati oleh salah seorang anak Jusuf Kalla.

“Jadi kejadian ini sekitar jam setengah 4 pagi. Jadi mobil ini dari arah Kemang. Ya mungkin kondisi yang mengendarai mobil ini sedang mabuk. Jadi dia menghantam tiang ini [kaca cembung jalan], lalu langsung ke ini, mobilnya [masuk] ke dalam,” kata Alim penjaga rumah JK pada wartawan saat ditemui di lokasi, Rabu (18/2) sore.

Pantauan kumparan menunjukkan pecahan kaca dan material pagar berserakan di sekitar lokasi kejadian. Beberapa petugas terlihat sedang memperbaiki kerusakan di bagian pagar depan rumah.

“Jadi yang rusak ini kaca, terus pagar. Ini [pagar] roboh ke dalam,” ujarnya.

Polisi: Sopir Akan Perbaiki yang Rusak, Tidak Dihukum

Polisi mengatakan bahwa pengemudi berinisial AP (35) tidak dalam kondisi mabuk saat kejadian. Polisi perkara ini tidak dibawa ke ranah hukum pidana karena pengemudi dan pihak rumah JK telah sepakat mediasi untuk memperbaiki kerusakan pagar tersebut.

“Sudah ada pertemuan kedua belah pihak, sepakat akan diperbaiki yang rusak,” ujar Kasi Humas Polres Jaksel AKP Murodih.

Sebelumnya, penjaga rumah JK, Alim, mengatakan mobil itu datang dari arah Kemang sebelum menghantam bagian belakang rumah.

Kata Alim, di dalam mobil terdapat tiga orang, yang terdiri dari satu perempuan dan dua laki-laki. Pengemudi mobil diketahui seorang perempuan.

“Ada tiga orang. Satu cewek, dua laki-laki. Pengemudinya cewek. Kalau usianya sekitar 30 tahun,” kata dia.

Leave a Comment