Hasil Bodo/Glimt vs Inter Milan – Lautaro cedera parah, Cristian Chivu marah-marah

Photo of author

By AdminTekno

Ringkasan Berita:

  • Hasil kekalahan Inter Milan 3-1 dari Bodo/Glimt diwarnai cedera Lautaro Martinez pada leg 1 playoff 16 besar Liga Champions
  • Lautaro Martinez dilaporkan mengalami cedera serius dan belum bisa bermain di laga leg 2 tengah pekan depan
  • Pelatih Inter Milan Cristian Chivu marah saat ditanya soal kehilangan Lautaro Martinez

Kita Tekno – – Kekalahan Inter Milan atas Bodo/Glimt pada leg 1 playoff 16 Besar Liga Champions 2025/2026 diperburuk oleh cedera Lautaro Martinez. 

Skor 3-1 menghiasi hasil akhir pertandingan Liga Champions antara Bodo/Glimt vs Inter Milan di Aspmyra Stadion, Norwegia, Kamis (19/2) dini hari WIB.

Tuan rumah unggul lewat gol Sondre Brunstad Fet menit ke-20, lalu bangkit di babak kedua melalui Jens Petter Hauge menit ke-61 dan Kasper Hogh menit ke-64.

Inter Milan sempat menyamakan skor lewat gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-30.

Sepanjang laga, Inter mencoba mengandalkan pengalaman dan tekanan bertahap. Namun, efektivitas serangan balik cepat Bodo/Glimt menjadi pembeda utama dalam duel ini.

Hasil ini membuat Inter berada dalam posisi sulit untuk merebut tiket ke babak 16 besar.

Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua pekan depan di Giuseppe Meazza, yang menjadi laga penentuan nasib Nerazzurri.

Sorotan tertuju kepada kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.

Penggawa timnas Argentina ini harus ditarik keluar lapangan pertandingan menit 60 digantikan Marcus Thuram.

Dalam laporan Gianluca Di Marzia, Lautaro tertatih-tatih berjalan saat ditarik, sembari memegangi betis kirinya.

Pada diagnosis awal, pemain Argentina itu adalah cedera otot betis. Pada hari Jumat, mantan striker Racing Club ini akan menjalani tes untuk menentukan seberapa parah masalahnya.

Emosi Cristian Chivu

Cedera yang dialami Lautaro jelas merugikan Inter Milan. 

Wajar, penyerang berjuluk El Toro ini merupakan pencetak gol terbanyak Inter Milan di musim ini.

Dari 35 laga di lintas kompetisi bersama Inter Milan, Lautaro membukukan 18 gol dan empat assist.

Sedikit banyak cedera yang dialami Lautaro akan menurunkan kualitas lini serang Inter, dan akan memusingkan Cristian Chivu sebagai pelatih dalam menemukan solusi.

Bahkan pelatih asa Rumania itu menunjukkan emosi ketidaksenangannya dengan pertanyaan seputar Lautaro dalam sesi konferensi pers.

“Apa maksud pertanyaan ‘Lautaro hilang’? Dia mengalami cedera, bahkan ada juga pemain kami yang bermasalah dalam kebugaran fisiknya,” jawab Cristian Chivu menunjukkan ketidaksenangannya, dikutip dari laman Calciomercato.

“Saya hanya bisa menyampaikan Lautaro cedera, dan itu cukup serius,” sambung pelatih berusia 45 tahun.

Sementara dalam laporan Football Italia, Lautaro Martinez nyaris tidak mungkin bisa bermain untuk pertandingan leg 2 tengah pekan depan.

Ini merupakan pukulan besar bagi tim asuhan Chivu, yang perlu mengatasi defisit dua gol untuk melaju di Eropa dan masih berupaya untuk memperkuat posisi mereka di puncak Serie A.

Lautaro selalu hadir dalam pertandingan musim ini untuk Inter Milan, dan meskipun klub memiliki opsi cadangan berbakat seperti Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny, absennya penyerang andalan mereka pasti akan terasa merugikan.

(Tribunnews.com/Giri)

Leave a Comment