Wartawan Thailand jadi sasaran amukan pitch invasion Bobotoh

Photo of author

By AdminTekno

Kericuhan terjadi usai laga Persib vs Ratchaburi FC pada leg kedua Liga Champions Asia Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam WIB. Ratusan oknum Bobotoh turun ke lapangan, mengamuk, usai Persib dipastikan tersingkir dari ACL Two. Bahkan, salah seorang wartawan Thailand jadi sasaran amukan insiden itu.

Persib memang berhasil menang dengan skor 1-0 saat leg kedua melawan Ratchaburi. Namun, hasil itu belum cukup untuk mengejar defisit 3 gol. Agregat akhir 1-3. Wasit bertugas di laga itu dinilai jadi penyebab amukan Bobotoh, sebab dinilai kontroversial.

Wartawan Thailand bernama Voy jadi salah satu korban dari kericuhan ratusan Bobotoh di lapangan. Voy bercerita, bahwa dia serta fotografer dari Ratchaburi, terlibat kontak fisik dengan sejumlah Bobotoh yang turun ke lapangan usai laga.

“Saya bersama Moo, fotografer Ratchaburi [saat itu]. Di melihat situasi tak aman dan langsung bereskan peralatan, kami segera mengemas barang, lalu para suporter [Persib] berlari ke arah belakang gawang tempat kami. Mereka menabrak kami dan coba masuk ke lapangan,” cerita Voy dikutip dari Thaileague.

“Moo kena benturan di telinga, mungkin karena lutut seseorang yang sedang melompat [ke lapangan], dia sampai terjatuh. Saat itu, saya mencoba untuk tetap tenang dan fokus selamatkan diri,” lanjutnya.

Bagi Voy, insiden itu jadi salah satu malam paling mencekam dan teramat menakutkan di sepanjang hidupnya. Karena, ia hampir saja tidak selamat keluar dari Stadion GBLA.

“Saya menerobos suara petasan untuk keluar dari stadion. Semua benda dilemparkan ke lapangan. Batu, bata, botol kaca, dan petasan yang dinyalakan dari tribune penonton,” tutupnya.

Akibat pitch invasion Bobotoh, Persib kini terancam denda dan sanksi besar dari insiden tersebut. Kini, pihak AFC kabarnya tengah mendalami kasus tersebut.

Leave a Comment