
Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza telah diketahui dan mendapat restu dari pihak Palestina.
“Oh, kemarin juga ada perwakilan Palestina. Dr. Ali Saad hadir di sana sebagai perwakilan Palestina yang juga merupakan Chairman of NCAG, National Committee on Administration of Gaza. Jadi Palestina sudah ada di sana, sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan national caveat kita. Jadi semuanya sudah terlibat,” kata Sugiono dalam konferensi pers di Washington, DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2).
Sugiono menjelaskan, Ali Saad menyampaikan bahwa hal paling utama yang dibutuhkan Palestina saat ini adalah situasi yang aman dan stabil.
“Jadi seluruh rencana komprehensif ini kunci pertamanya adalah ceasefire, gencatan senjata. Setelah gencatan senjata, ciptakan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya bisa dilakukan. Dan itu juga sudah disampaikan kemarin,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekjen Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa pengiriman pasukan perdamaian direncanakan dimulai dari Rafah, yang detail pelaksanaannya masih akan dibahas lebih lanjut.
“Mulainya dari situ (Rafah), kata beliau kemarin. Tapi nanti detailnya tentu ada, seperti apa operasinya, seperti apa teatrenya,” tandasnya.