
Kita Tekno Pelatih Ajax Amsterdam, Fred Grim, memuji penampilan debut Maarten Paes kala timnya ditahan imbang NEC Nijmegen di laga lanjutan Liga Belanda.
Maarten Paes gagal membawa Ajax Amsterdam meraih poin penuh pada laga debutnya usai didatangkan pada awal bulan ini.
Ajax harus puas bermain imbang 1-1 melawan NEC di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Belanda, Sabtu (21/2/2026).
Tim tuan rumah sejatinya mampu unggul lebih dulu melalui gol Mika Godts pada menit ke-39.
Namun, gol Darko Nejasmic pada menit ke-57 mengubur harapan Ajax untuk memetik tiga poin di kandang sendiri.
Media Vietnam Sebut Kandidat Terkuat Pemenang ASEAN Cup 2026, Bukan Malaysia
Terlepas dari itu, pelatih Ajax Fred Grim tetap memuji penampilan Paes yang menggantikan posisi Vitezslav Jaros.
Meski kebobolan satu gol, kiper Timnas Indonesia itu mencatatkan tujuh penyelamatan sepanjang pertandingan.
“Saya sangat puas dengan penampilan Maarten, terutama mengingat dia sudah lama tidak bermain,” kata Grim.
Grim mengakui bahwa Paes masih butuh waktu untuk beradaptasi, terutama dengan para pemain di lini pertahanan.
Namun, pelatih berusia 60 tahun itu menilai Paes telah menjalankan tugas utama seorang kiper dengan sempurna.
“Dari segi permainan sepak bola, memang tidak selalu bagus,” kata Grim, dikutip SuperBall.id dari Ajax Showtime.
“Tetapi saya rasa butuh waktu untuk membiasakan diri bermain dengan pertahanan baru untuk pertama kalinya.”
“Lagi pula, tugas utama seorang kiper adalah menghentikan bola. Dia melakukannya dengan sempurna,” tambahnya.
Lebih lanjut, Grim juga tidak menyalahkan kiper berusia 27 tahun itu atas satu gol yang bersarang ke gawang timnya.
Berkaca dari penampilan debutnya, Grim menilai Paes tidak lebih buruk dibandingkan dengan Jaros selaku kiper utama Ajax.
Media Vietnam Ungkap 4 Alasan Sang Juara Bertahan Lebih Unggul dari Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026
“Gol penyama kedudukan Darko Nejasmic sempat disentuh sebelum masuk, jadi saya tentu tidak menyalahkannya atas gol itu.”
“Berdasarkan pertandingan ini, saya rasa Anda tidak akan jauh lebih buruk jika Paes berada di gawang menggantikan Jaros,” ucap Grim.
Sementara itu, Paes mengaku kecewa timnya gagal memetik poin penuh melawan NEC di kandang sendiri.
“Saya pikir Ajax selalu harus menang di kandang melawan NEC,” kata Paes dengan nada kecewa dalam wawancara dengan ESPN.
“Terutama dalam situasi kita sekarang berjuang untuk posisi kedua,” lanjut mantan kiper FC Dallas itu.
Mengomentari penampilan debutnya, Paes mengakui masih ada beberapa kesalahan kecil dalam penguasaan bola.
“Secara pribadi, saya pikir itu bagus, terlepas dari beberapa kesalahan kecil dalam penguasaan bola.”
“Hanya saja sudah lama saya tidak bermain, jadi selangkah demi selangkah, itu akan membaik,” ucap Paes.
Menyusul cedera parah yang dialami oleh Jaros, Paes kemungkinan besar akan terus menjadi pilihan utama hingga akhir musim.