
jpnn.com – PSSI kembali harus berurusan dengan sanski dari AFC.
Federasi sepak bola Indonesia itu dijatuhi denda terkait pelanggaran prosedur dalam penyelenggaraan laga uji coba internasional Timnas U-23 Indonesia.
AFC menjatuhkan denda sebesar USD 1.500 atau sekitar Rp 25 juta.
Hukuman tersebut berkaitan dengan pertandingan uji coba melawan Mali yang digelar pada November 2025 lalu.
PSSI Belum Terima Surat Resmi Pembatalan Keikutsertaan di Asian Games
Dalam keputusannya, AFC menilai PSSI tidak memenuhi ketentuan pelaporan pertandingan internasional yang melibatkan tim dari dua konfederasi berbeda, yakni Asia dan Afrika.
“Federasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar 1.500 dolar AS karena melanggar Pasal 11.15 Peraturan AFC yang mengatur pertandingan internasional,” tulis AFC.
AFC menjelaskan pelanggaran tersebut terjadi karena adanya keterlambatan pemberitahuan terkait penyelenggaraan pertandingan internasional level dua.
Regulasi mewajibkan federasi tuan rumah menyampaikan laporan pertandingan dalam batas waktu yang telah ditentukan.
PSSI Tunggu Gebrakan Kurniawan di Timnas Indonesia U-17
Timnas U-23 Indonesia tercatat menjalani dua laga uji coba melawan Mali pada 15 dan 18 November 2025.
Kedua pertandingan tersebut berlangsung pada periode jeda internasional, tetapi proses administrasinya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan AFC.
Sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut, PSSI diwajibkan melunasi denda paling lambat 30 hari sejak tanggal sanksi diterbitkan.
Kecewa dengan Kinerja Wasit Majed Mohammed, Persib Bandung Bersurat ke AFC
Sanksi ini menambah daftar hukuman yang diterima PSSI sepanjang 2026.
Sebelumnya, pada 9 Februari, AFC lebih dulu menjatuhkan denda sebesar USD 14.000 atau sekitar Rp 230 juta terkait pelanggaran dalam penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026.(afc/mcr15/jpnn)