
jpnn.com, JAKARTA – Aktris Naysilla Mirdad kini tengah disibukkan dengan proyek film terbarunya yang berjudul Kapal Terbang.
Berperan sebagai pramugari, dia mengaku harus melakukan transformasi penampilan yang cukup signifikan demi menghidupkan suasana dalam film yang mengambil latar waktu era 1980-an.
Naysilla Mirdad mengatakan bahwa penampilan di era tersebut sangat berbeda dengan kekinian.
“Penampilan era tahun 80-an tuh sangat berbeda ya dengan style tahun sekarang gitu. Aku di sini mungkin mewakili para pramugari, di sini ada Pam, ada Asyila juga. Kami, kan seragaman bertiga begitu. Dan seragamnya seragam pramugari yang memang menyesuaikan tahun tersebut,” kata Naysilla Mirdad di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).
Sherina Munaf Bicara Soal Filosofi Teras
Demi perannya tersebut, perempuan berusia 37 tahun itu bahkan harus menyesuaikan riasan wajah dan gaya rambut untuk karakter yang diperankannya tersebut.
Naysilla Mirdad bersama pemeran lainnya sampai harus memotong rambut demi memberikan penampilan yang maksimal.
“Kalau dari aku sendiri, yang jauh lebih menarik adalah gaya rambut dan makeupnya. Karena gaya rambut dan makeup kamu itu sangat menyesuaikan di era tahun 80-an. Kami bertiga sampai potong rambut,,” tuturnya.
Walau demikian, adik Nana Mirdad itu tidak merasa keberatan lantaran harus menyesuaikan penampilan.
Film Lisa BLACKPINK Syuting di Kemang, Polisi Amankan Lokasi
Sebab, dia menaruh kepercayaan penuh kepada sang sutradara, Ozan Ruz dalam menentukan visual karakter yang diperankannya.
“Kami sampai potong rambut, tetapi semuanya tentu saja kami percayakan sama Bang Ozan, sutradara kami begitu, karena aku yakin banget pasti apa yang bagus di matanya Bang Ozan itu bagus buat kami semua,” ucap Naysilla Mirdad.
Meski begitu, Naysilla Mirdad mengatakan, sutradara memberikan ruang bagi para aktornya untuk berdiskusi selama proses produksi.
Fedi Nuril Bintangi Film Gak Ada Matinya!, Acho Pastikan Tak Perankan soal Poligami
“Walaupun memang Bang Ozan memberikan ruang untuk diskusi, tapi ya kami sih percaya aja ya dan hasilnya lumayan percaya diri sih bahwa nanti pasti akan bagus,” tambahnya.
Adapun film Kapal Terbang terinspirasi dari peristiwa nyata pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 ‘Woyla’ pada Maret 1981.
Peristiwa tersebut dikenang sebagai operasi pembebasan sandera yang menegangkan oleh pasukan khusus Indonesia (saat itu Kopassandha) di Bangkok, Thailand.
Eksekutif Produser, George Santos, menuturkan bahwa tujuan utama film tersebut bukan untuk mengorek luka lama, melainkan untuk mengambil pelajaran berharga dari sejarah
“Hari ini kita membuka kembali peristiwa Woyla 1981, bukan bermaksud untuk membuka luka lama. Peristiwa Woyla 1981 mengajarkan kita artinya keberanian, artinya pengorbanan, artinya mengikhlaskan kehilangan. Film ini telah menjadi bentuk dari tanggung jawab moril kami,” tutur George Santos.
Selain Naysilla Mirdad, Film Kapal Terbang juga dibintangi oleh Oka Antara, Jeremy Thomas, Tengku Rifnu Wikana, hingga deretan aktor lainnya. Saat ini, film Kapal Terbang masih dalam tahap proses produksi. (mcr7/jpnn)