JK ungkap dampak ekonomi serangan AS-Israel ke Iran: Harga minyak naik

Photo of author

By AdminTekno

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan dampak serius yang dapat dirasakan Indonesia akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Ia menegaskan bahwa kenaikan harga minyak menjadi konsekuensi pertama yang tak terhindarkan.

“Iya, pertama tentu harga minyak naik. Pasti itu yang pertama. Logistik di antara Timur Tengah dan kita seluruh terputus. Sekarang ratusan ribu orang Indonesia, puluhan ribu Indonesia yang naik umrah contohnya, itu tidak bisa kembali pada dewasa ini. Habis,” kata JK di kediamannya, Jl. Brawijaya No.6, Jakarta Selatan, Minggu (1/3).

Selain itu, JK mengungkapkan bahwa eskalasi perang akan mengakibatkan ekspor dari Indonesia ke negara lain terhenti dan juga impor baham bakar terputus.

“Juga ekspor kita tentu ke Eropa akan masalah karena ini semua timbul ketakutan, semua orang bersiap seperti itu. Jadi masalahnya ya kita biasanya mengimpor minyak dari Timur Tengah karena kita kekurangan. Sekarang pasti stop. Jadi ekonomi kita akan terkena di situ. Hati-hati dalam waktu yang apabila ini lama. Mudah-mudahan cepat selesai,” ujar JK.

Ia menjelaskan, sistem logistik impor-ekspor yang melintasi kawasan Timur Tengah, baik ke arah selatan maupun utara, akan terdampak langsung. Indonesia sebagai negara di kawasan selatan turut merasakan imbasnya, terutama dalam pasokan energi.

“Itu berarti adanya suatu logistik sistem impor-ekspor di Timur Tengah ke selatan dan ke utara jadi masalah. Kita antara lain ada di selatan yang mengalami seperti itu. Ya kita… Jadi hati-hati akan sulitnya bahan bakar dalam waktu mungkin sebulan. Mungkin kita ada persediaan rata-rata persediaan kita 3 minggu,” tandas dia.

Leave a Comment