RI tak kecam serangan AS-Israel ke Iran dan tak sampaikan duka kematian Khamenei

Photo of author

By AdminTekno

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan sikap serta pernyataan perihal serangan gabungan Amerika Serikat-Israel ke Iran. Peristiwa itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Serangan AS-Israel memicu respons keras dari Iran. Mereka menyerang sejumlah pangkalan militer AS yang berada di negara-negara Timur Tengah.

Hingga Rabu (4/3) eskalasi ketegangan masih terjadi di Timur Tengah. Israel turut pula memperluas serangannya ke Lebanon tempat milisi Hizbullah, sekutu dekat Iran, berada.

Atas konflik bersenjata Israel-AS melawan Iran, Indonesia tepatnya pada (28/2), yang merupakan hari pertama serangan, langsung mengeluarkan pernyataan via media sosial.

Dalam pernyataan itu Indonesia menyampaikan penyesalan perihal gagalnya perundingan AS-Iran.

Poin-poin lain yang disampaikan yakni meminta pihak-pihak bertikai menahan diri. Presiden Prabowo, lewat pernyataan Kemlu RI, menyatakan kesediaan diri menjadi mediator krisis.

Berikut pernyataan resmi Kemlu RI mengenai situasi di Iran akibat serangan AS-Israel:

Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.

Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi.

Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Pada Selasa (3/3) Menlu Sugiono kembali menyampaikan sikap Indonesia terkait ketegangan di Iran yang makin meluas ke Timur Tengah. Hal itu diungkap Sugiono usai pertemuan Prabowo dengan sejumlah eks presiden dan menlu.

Pernyataan Sugiono kali ini hampir serupa dengan pernyataan yang disampaikan Kemlu 28 Februari 2026 kemarin. Sugiono menggarisbawahi pentingnya kembali ke meja perundingan serta prinsip penghormatan kedaulatan negara.

Tetapi, tidak ada kecaman atas serangan AS-Israel ke Iran sampai pembunuhan Khamenei yang disampaikan Sugiono.

Berbeda dengan sikap RI, Malaysia lewat Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyampaikan kecaman baik atas serangan AS-Israel ke Iran sampai kematian Khamenei.

Leave a Comment