Selebgram Ruce Nuenda minta maaf usai keluyuran di ruang publik saat campak

Photo of author

By AdminTekno

Selebgram Ruce Nuenda baru-baru ini menjadi pusat perhatian dan perbincangan hangat di kalangan warganet. Kontroversi ini mencuat setelah ia membagikan foto-foto dirinya yang sedang berada di ruang publik, padahal diketahui tengah mengidap penyakit campak. Unggahan di Instagram Story-nya sempat menampilkan kondisi kulitnya yang tampak berbintik dan kemerahan, khas gejala campak.

Aksi Ruce Nuenda tersebut sontak memicu gelombang kritik dan hujatan dari para netizen. Banyak pihak yang mengecam tindakan Ruce sebagai bentuk keegoisan, mengingat potensi besar penularan penyakit menular seperti campak kepada orang lain di tempat umum. Risiko kesehatan publik menjadi sorotan utama dalam perdebatan ini.

Menanggapi berbagai kecaman dan amarah yang dilayangkan, Ruce Nuenda akhirnya buka suara. Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, ia menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada publik.

“Teman-teman, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya apabila tindakan saya tadi dinilai kurang tepat,” ungkap Ruce melalui akun @rucenuenda, menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

Dalam klarifikasinya, Ruce menjelaskan bahwa ia telah memeriksakan kondisinya ke dokter. Menurut pernyataan Ruce, pihak medis menegaskan bahwa ia tidak memerlukan rawat inap meskipun harus beristirahat total. Dokter menyarankan penanganan mandiri di rumah dengan istirahat yang cukup, konsumsi obat, penggunaan salep, serta menjaga jarak fisik dari anggota keluarga, terutama anaknya.

“Saya sudah memeriksakan diri ke UGD dan sempat meminta untuk opname. Namun berdasarkan pemeriksaan dokter, kondisi saya tidak memerlukan rawat inap dan cukup dengan istirahat, minum obat, menggunakan salep, serta menjaga jarak dari anak saya di rumah,” tukasnya, memberikan konteks medis di balik keputusannya.

Lebih lanjut, Ruce mengakui kesalahannya karena tetap beraktivitas di luar rumah meskipun sedang terjangkit campak. Ia mengaku bahwa tindakannya tersebut didasari oleh ketidaktahuan dan kurangnya pemahaman mendalam mengenai bahaya serta tingkat penularan penyakit tersebut.

“Saya menyadari bahwa seharusnya saya tidak keluar rumah, bahkan untuk olahraga sekalipun. Jujur, saya baru memahami sepenuhnya setelah mendapat teguran dari teman-teman semua,” ucap Ruce, mengakui bahwa kritik publik menjadi pencerahan baginya.

Ia menambahkan, “Setelah diingatkan, saya langsung pulang dan menyampaikan permintaan maaf,” menunjukkan respons cepat setelah menyadari dampak dari perbuatannya.

Ruce mengaku tidak menyangka bahwa situasi ini akan menjadi sebesar dan seramai ini. Namun, ia menegaskan bahwa insiden ini telah memberinya banyak pelajaran berharga yang akan ia pegang teguh di masa mendatang.

“Ini benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak dan bertanggung jawab ke depannya. Terima kasih atas semua perhatian dan masukannya,” tandasnya, menutup klarifikasi dengan ucapan terima kasih.

Sebagai informasi penting, campak sendiri merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular dan memerlukan perhatian serius. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ruam kemerahan yang menyebar ke seluruh tubuh. Penularan campak terjadi melalui udara, dan salah satu cara paling efektif untuk pencegahan campak adalah dengan melakukan vaksinasi.

Leave a Comment