
KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan. Diduga, dia diamankan karena terlibat tindak pidana korupsi.
Rombongan pihak yang diamankan dalam OTT yang digelar KPK di Bengkulu itu sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Selasa (10/3). Pantauan kumparan, 6 mobil Toyota Innova tiba sekitar pukul 09.07 WIB.

KPK belum memberikan keterangan terkait jumlah pasti rombongan itu.
Dalam OTT, salah satu yang ditangkap adalah Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (10/3).
“Salah satunya Bupati Rejang Lebong,” sambungnya.

Budi belum merinci berapa orang yang ditangkap dalam OTT tersebut. Begitu juga terkait kasusnya.
“Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.
Budi belum mendetailkan OTT tersebut. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan.
Dikutip dari Antara, berdasarkan pantauan di Bengkulu, tim KPK membawa 7 orang ke Jakarta. Salah satunya Muhammad Fikri Thobari.
Menggunakan baju putih, dia mendapat pengawalan ketat dari personel Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu dan Polres Kepahiang.
Di sisi lain, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda membenarkan bahwa Mapolres Kepahiang digunakan oleh tim KPK untuk melakukan pemeriksaan.
“Sebagai tempat aja (pemeriksaan yang dilakukan KPK) ada penggunaan tempat, dipinjam sejak pukul 23.00 WIB,” ujar dia.
Muhammad Fikri Thobari belum berkomentar mengenai penangkapan ini.