Kepergian musisi berbakat Vidi Aldiano untuk selama-lamanya telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar di seluruh Indonesia. Di tengah atmosfer kesedihan yang menyelimuti, kisah kesetiaan sang istri, Sheila Dara Aisha, menjadi sorotan utama, menggambarkan sebuah potret cinta yang tak lekang oleh waktu dan situasi.
Peran Sheila yang tak pernah surut mendampingi Vidi Aldiano hingga tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Ibunda Vidi, Besbarini, tak kuasa menahan rasa syukurnya atas kehadiran menantu seperti Sheila, yang senantiasa berada di sisi putranya, baik dalam suka maupun duka. “Alhamdulillah, saya punya menantu yang baik sekali. Istrinya (Sheila) sangat setia mendampingi Vidi, alhamdulillah,” ujar Besbarini dengan haru.
Dukungan penuh tak hanya datang dari Sheila. Besbarini menuturkan bahwa seluruh anggota keluarga besar turut hadir dan memberikan kekuatan hingga proses pemakaman sang penyanyi usai. “Kita semuanya hadir lengkap, Papa Mama, istrinya, adik-adik Vidi bersama pasangan mereka, ipar-iparnya, juga keluarga dari Sheila. Alhamdulillah kemudian para sahabatnya juga datang,” papar Besbarini, menjelaskan suasana kebersamaan yang hangat. Kehadiran orang-orang terkasih ini menjadi penguat, memungkinkan Vidi berpulang dengan sangat tenang, dikelilingi oleh cinta dan doa.
Atas segala dukungan dan simpati yang telah diberikan, Besbarini menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para sahabat serta kerabat yang tak henti-hentinya menguatkan. Mulai dari rumah duka hingga mengantarkan Vidi ke peristirahatan terakhir, kehadiran mereka sungguh berarti bagi keluarga yang berduka. “Alhamdulillah terima kasih sekali kepada semua yang hadir dan bersaksi bahwa Vidi orang baik. Saya juga dengar banyak yang membacakan Yasin dan melakukan salat gaib. Terima kasih atas semua dukungan doa dan perhatiannya,” ungkapnya.
Tak lupa, Besbarini juga menghaturkan terima kasih kepada para penggemar setia Vidi Aldiano yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kariernya di dunia musik Tanah Air. “Tante mengucapkan terima kasih atas segala dukungan kepada Vidi selama berkarya dan berjuang. Terima kasih juga kepada yang datang mendoakan,” ucap Besbarini. Ia menegaskan, tanpa dukungan tak tergoyahkan dari para penggemar, Vidi tidak akan mencapai posisi seperti sekarang. “Doa-doa kalian tetap Tante harapkan agar Vidi mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah dan merasa tenang,” pungkasnya, memohon doa terbaik untuk sang putra.
Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah melalui perjuangan berat melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun. Pelantun lagu Nuansa Bening ini pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3 pada tahun 2019. Segera setelah vonis tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya sebagai bagian dari rangkaian pengobatan yang panjang dan melelahkan, hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.