Ringkasan Berita:
- Timnas Iran melalui media sosial Instagramnya merespons ancaman presiden AS Donald Trump soal pagelaran Piala Dunia 2026
- Iran meminta AS mawas diri dan keluar dari Piala Dunia 2026
- Sebelumnya Donald Trump mempersilahkan timnas Iran ambil bagian di Piala Dunia 2026 jika tidak sayang akan keselamatan dan nyawa mereka
Kita Tekno – – Sebuah balasan menohok diberikan timnas Iran atas pernyataan presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, soal partisipasi di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Donad Trump memberikan komentar berbau ancaman kepada timnas Iran jika memaksa ikut dalam event bergengsi Piala Dunia 22026, yang akan berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko.
Dia mempersilahkan saja timnas Iran ambil bagian di World Cup 2026. Namun juga mengingatkan keselamatan hingga nyawa mereka.
Apa yang disampaikan Trump ini, muncul selang dua hari setelah mengatakan kepada presiden FIFA Gianni Infantino, bahwa para pemain Iran akan diterima, meskipun tengah berkecamuk perang di Timur Tengah.
“Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk ikut serta dalam Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri,” kata Trump di platform Truth Social miliknya.
Balasan Menohok Iran
Tak berselang lama atas nada ancaman dari Donald Trump, media sosial Instagram timnas Iran merespons tak kalah ‘lantang’.
Dalam unggahannya, Jumat (13/3) dini hari WIB, mereka merasa Iran tidak perlu takut, atau keluar dari ajang Piala Dunia 2026.
Alih-alih ciut nyali dan semakin yakin untuk mundur dari Piala Dunia 2026, Iran justru bak memberikan pelajaran kepada Donald Trump bahwa tidak ada timnas manapun yang bisa dikeluarkan seenaknya oleh negara lain.
Dalam hal ini, Amerika Serikat seakan turun campur tangan menginginkan Iran terdepak dari Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, timnas Iran, melalui unggahan di media sosialnya, menyebut ada sebuah negara yang layak untuk dikeluarkan dari event hajatan besar FIFA tersebut, karena sebagai tuan rumah tidak bisa menjamin keselamatan dan keamanan bagi negara lain.
“Piala Dunia adalah sebuah peristiwa bersejarah dan internasional, dan badan yang mengaturnya adalah FIFA, bukan individu atau negara mana pun,” tulis pernyataan timnas Iran di media sosialnya.
“Tim nasional Iran, dengan kekuatan dan serangkaian kemenangan penting yang diraih oleh para putra pemberani Iran, termasuk di antara tim pertama yang lolos ke turnamen besar ini.”
“Tentu saja, tidak seorang pun dapat mengeluarkan tim nasional Iran dari Piala Dunia. Satu-satunya negara yang mungkin harus dikeluarkan adalah negara yang menyandang gelar “tuan rumah” tetapi tidak memiliki kemampuan untuk memberikan keamanan bagi tim-tim yang berpartisipasi dalam ajang global ini.”
Perang, yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada 28 Februari, telah menimbulkan keraguan tentang partisipasi Iran di Piala Dunia sepak bola pria musim panas ini, yang diselenggarakan bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Trump sempat memberikan komentarnya mengenai kasus para pemain sepak bola wanita Iran yang berkunjung ke Australia, menyerukan agar mereka mendapatkan suaka.
Para pemain khawatir mereka akan menghadapi pembalasan di negara asal mereka karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Piala Asia.
Australia kemudian setuju untuk memberikan suaka kepada kelima pemain yang memutuskan untuk tinggal.
(Tribunnews.com/Giri)