
Sebanyak 86 persen kendaraan yang melakukan perjalanan mudik tercatat telah kembali masuk ke wilayah Jakarta hingga Senin (30/3) dini hari. Angka ini setara dengan 2,9 juta kendaraan yang melintas melalui berbagai gerbang tol utama.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan data tersebut terpantau hingga pukul 22.00 WIB. Meski volume kendaraan masih tinggi, ia menyebut situasi di lapangan cenderung terkendali.
“Pada pukul 22.00 sudah 2,9 juta kendaraan memasuki Jakarta. Artinya sudah 86 persen, dan sampai dengan pukul 22.00 tadi terhitung jumlah kendaraan yang masuk 166.000. Angka ini akan terus diperhitungkan hingga pukul 06.00 nanti,” ujar Rivan di Jasa Marga Toll Road Command Center, Bekasi, Jawa Barat.
Rivan menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan data Volume-Capacity Ratio (V/C Ratio), seluruh ruas tol menunjukkan angka di bawah batas kritis 0,8.
Rendahnya angka V/C Ratio ini mengindikasikan bahwa pergerakan kendaraan saat ini dalam kondisi lancar dan jauh dari potensi kemacetan parah.
“Dan V/C Ratio yang telah kami perhatikan dari seluruh ruas, pertama dari Km 414 Kalikangkung, V/C Ratio masih 0,3. Palikanci V/C Ratio 0,28. Kemudian Cipali 0,22, dan Cikatama 0,36,” jelasnya.
Berdasarkan data tersebut, Jasa Marga menyimpulkan bahwa puncak arus balik telah terlewati dan beban jalan tol mulai menyusut signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Atas pertimbangan itu, berarti pergerakan arus balik sudah melandai sejak dari Km 414 hingga Km 70. Demikian disampaikan, terima kasih,” pungkas Rivan.