
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut prihatin atas gugurnya prajurit asal Kulon Progo Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon.
Farizal gugur di Lebanon saat sedang bertugas sebagai pasukan perdamaian.
“Saya ikut prihatin,” kata Sultan di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (31/3).
Setiap penugasan menurut Sultan pasti ada risiko. Namun, Sultan berharap jangan ada korban lagi.
“Jadi risiko itu ada, tapi harapan saya, ini yang terakhir jangan ada korban lagi,” ujar Sultan.