Anggota TNI dari DIY gugur di Lebanon, Eko Suwanto minta penugasan dievaluasi

Photo of author

By AdminTekno

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mendesak dilakukan investigasi independen atas serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan. Ia menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional serta resolusi Dewan Keamanan PBB.

Eko mengonfirmasi salah satu korban berasal dari Kulon Progo, yakni Praka Farizal Ramadan. Dua prajurit lainnya yang gugur adalah Sersan Satu Ikhwan dan Kapten Zulmi. Ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para prajurit yang bertugas sebagai pasukan perdamaian.

“Atas nama pribadi dan DPRD DIY, kami menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan dan pahlawan bangsa,” ujar Eko.

Selain tiga korban meninggal, tiga prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Praka Riko Pramodya, Praka Braibayu Prakoso, dan Praka Arief Kurniawan. Eko berharap seluruh korban luka dapat segera pulih dan kembali ke Indonesia.

Menurutnya, serangan tersebut tidak dapat dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. Ia meminta United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) segera melakukan investigasi independen dan memastikan pihak yang bertanggung jawab dihadapkan ke pengadilan internasional.

“Kami meminta investigasi independen dilakukan dan pihak yang bertanggung jawab dihadapkan ke pengadilan internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPRD DIY juga meminta pemerintah pusat, khususnya Presiden RI dan Kementerian Luar Negeri, untuk meningkatkan perlindungan terhadap sekitar 1.200 prajurit Indonesia yang masih bertugas di Lebanon.

Salah satu opsi yang disampaikan adalah evaluasi penugasan, termasuk kemungkinan penarikan pasukan demi keselamatan personel.

“Saya kira apapun itu, melindungi harkat hidup rakyat Indonesia adalah tugas pokok negara seperti tertuang dalam pembukaan UUD 1945,” tandas Eko.

BACA JUGA

  • 2026, Eko Suwanto Perjuangkan 120 Juta / Kelurahan Atasi Stunting di Kota Yogya

  • RAPBD DIY Dipangkas Rp753 M, Eko Suwanto: Berdampak Buruk pada Lapangan Kerja

  • Eko Suwanto Desak Pemda DIY Fasilitasi Co-Working Space bagi Kaum Muda

Di tingkat daerah, DPRD DIY menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, baik secara moral maupun fasilitasi kebutuhan keluarga.

“Peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi Indonesia dalam menjalankan peran menjaga perdamaian dunia, sebagaimana amanat konstitusi, sekaligus menegaskan perlunya perlindungan maksimal bagi para prajurit yang bertugas di wilayah konflik,” pungkas Eko.

Di Kepatihan Yogyakarta, Gubernur DIY Sri Sultan HB X sebelumnya juga menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban dalam misi tersebut. Sultan berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi prajurit Indonesia yang gugur dalam upaya menjaga perdamaian dunia.

Leave a Comment