
jpnn.com – JAKARTA – Tim Nasional Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Timnas Italia dipastikan gagal tampil pada putaran final Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan Bosnia-Herzegovina pada final play-off Kualifikasi zona Eropa melalui adu tendangan penalti.
Ini merupakan kegagalan ketiga beruntun bagi Italia untuk melaju ke putaran final Piala Dunia setelah sebelumnya tak bisa mentas pada edisi 2018 dan 2022.
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina mengundurkan diri dari jabatannya setelah Timnas Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026: Dukungan dari Bandung Ikut Warnai Sejarah Timnas Irak
Dikutip dari laman resmi federasi, Jumat, Gravina mengumumkan hal tersebut pada pertemuan yang berlangsung di markas besar FIGC di Roma, Kamis waktu setempat.
Gravina menyampaikan pengunduran dirinya di hadapan beberapa perwakilan kompetisi seperti dari Serie A Ezio Maria Simonelli dan Serie B Paolo Bedin.
Selama pertemuan, Gravina juga berterima kasih kepada badan-badan federasi atas dukungan yang telah mereka tunjukkan secara publik dan pribadi.
Dia juga memberitahukan bersedia hadir pada 8 April di hadapan Komite VII Bidang Kebudayaan, Sains, dan Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat untuk melaporkan keadaan sepak bola Italia.
Bukan Cuma Italia, Ini Negara-Negara Besar yang Gagal ke Piala Dunia 2026
Di sinilah Presiden Gravina akan menyampaikan, selengkap dan sekomprehensif mungkin, laporan tentang kekuatan dan kelemahan olahraga tersebut, serta membahas beberapa isu yang telah dibahas selama konferensi pers yang diadakan setelah pertandingan tim nasional di Zenica pada Selasa 31 Maret.
Selanjutnya, pengganti Gravina dijadwalkan akan dipilih pada pemilihan presiden baru FIGC pada 22 Juni tahun ini. (antara/jpnn)
Piala Dunia 2026 Tanpa Tim di Luar 100 Besar FIFA, Tak Ada Kejutan?
Irak Rebut Tiket Piala Dunia 2026, Luka Timnas Indonesia Kembali Terbuka