REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, mengunjungi Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus di Rumengkor, Kabupaten Minahasa, pada Jumat (3/4), setelah gereja tersebut terdampak gempa berkekuatan 7,6 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut sehari sebelumnya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi bangunan gereja yang digunakan untuk perayaan ibadah Jumat Agung. Suharyanto menyatakan bahwa penanganan kerusakan akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Selama kunjungannya, Kepala BNPB memberikan bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp10 juta serta paket makanan bagi anak-anak dan lansia gereja tersebut. Pastor Emanuel Ohoiwutun, pemimpin paroki, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat, serta berharap agar bantuan tersebut segera diwujudkan.
Gempa yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 05.48 WIB, berpusat di Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, dengan kedalaman 33 kilometer. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di laut pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara.
Di Manado, gempa ini menyebabkan satu korban jiwa dan beberapa cedera. Di samping itu, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada sayap kiri gedung KONI Sario Manado dan jatuhnya plafon Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.